digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Penelitian ini ditujukan untuk membuat model kekasaran permukaan yang sesuai untuk lahan pertanian dengan menggunakan citra satelit RADARSAT-2. Untuk memperoleh model kekasaran permukaan maka nilai digital number dari citra radar dikonversi menjadi nilai backscattering coefficient. Selanjutnya, dengan menggunakan hubungan antara backscattering coefficient, local incidence angle, dan panjang gelombang dibuatlah model inisial kekasaran permukaan. Persamaan baru yang dapat memodelkan kekasaran permukaan pada lahan pertanian diperoleh dengan melakukan kalibrasi antara nilai kekasaran permukaan dari model inisial dan kombinasi model inisial dengan nilai kekasaran permukaan dari pengukuran lapangan. Uji coba kombinasi model inisial dari tipe polarisasi yang berbeda dilakukan untuk memperoleh model terbaik yang dapat menggambarkan kekasaran permukaan sesuai dengan kondisi lapangan. Penelitian ini menghasilkan tujuh persamaan yang berbeda menurut periode pengambilan datanya yang dapat digunakan untuk memodelkan kekasaran permukaan pada lahan pertanian di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.