Penelitian ini ditujukan untuk membuat model kekasaran permukaan yang sesuai
untuk lahan pertanian dengan menggunakan citra satelit RADARSAT-2. Untuk
memperoleh model kekasaran permukaan maka nilai digital number dari citra radar
dikonversi menjadi nilai backscattering coefficient. Selanjutnya, dengan
menggunakan hubungan antara backscattering coefficient, local incidence angle, dan
panjang gelombang dibuatlah model inisial kekasaran permukaan. Persamaan baru
yang dapat memodelkan kekasaran permukaan pada lahan pertanian diperoleh
dengan melakukan kalibrasi antara nilai kekasaran permukaan dari model inisial dan
kombinasi model inisial dengan nilai kekasaran permukaan dari pengukuran
lapangan. Uji coba kombinasi model inisial dari tipe polarisasi yang berbeda
dilakukan untuk memperoleh model terbaik yang dapat menggambarkan kekasaran
permukaan sesuai dengan kondisi lapangan. Penelitian ini menghasilkan tujuh
persamaan yang berbeda menurut periode pengambilan datanya yang dapat
digunakan untuk memodelkan kekasaran permukaan pada lahan pertanian di
Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Perpustakaan Digital ITB