digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Tingkat Kesulitan Geografis (TKG) adalah gambaran keterbatasan manusia dalam melakukan aktivitas di ruang bumi sebagai akibat dari pengaruh fisik (topografi) bumi. Jalan dan kemiringan lereng merupakan salah satu parameter geospasial yang dapat digunakan untuk menentukan TKG. Proses pengambilan keputusan spasial dalam menentukan tingkat kepentingan antar parameter pada penentuan TKG, mengalami kesulitan apabila harus dilakukan pengukuran lapangan dan pengecekan tiap parameter secara langsung. Oleh karena itu, pemanfaatan aplikasi SIG pada kegiatan penentuan TKG untuk memproses data spasial maupun nonspasial, diharapkan mampu memudahkan pengerjaan dan memberikan hasil yang lebih optimal dari segi waktu, biaya dan tenaga. Pemrosesan data dalam penentuan TKG salah satunya dapat diperoleh melalui teknik pembobotan dengan menggunakan metode perbandingan berpasangan (Pairwise Comparison/PC). PC merupakan salah satu metode untuk melakukan pengambilan keputusan secara ilmiah dan rasional dalam memberikan solusi terhadap masalah penggunaan parameter yang kompleks dalam berbagai alternatif. Hasil penerapan konsep dan metode dalam pengolahan data secara keseluruhan yang telah dilakukan, mengindikasikan bahwa model yang dihasilkan dapat memberikan informasi TKG suatu wilayah yang selanjutnya dapat dilakukan pengambilan keputusan untuk menentukan daerah yang mempunyai TKG relatif lebih sulit dan atau relatif lebih rendah dibandingkan daerah lain.