Tingkat Kesulitan Geografis (TKG) adalah gambaran keterbatasan manusia dalam
melakukan aktivitas di ruang bumi sebagai akibat dari pengaruh fisik (topografi)
bumi. Jalan dan kemiringan lereng merupakan salah satu parameter geospasial yang
dapat digunakan untuk menentukan TKG. Proses pengambilan keputusan spasial
dalam menentukan tingkat kepentingan antar parameter pada penentuan TKG,
mengalami kesulitan apabila harus dilakukan pengukuran lapangan dan pengecekan
tiap parameter secara langsung. Oleh karena itu, pemanfaatan aplikasi SIG pada
kegiatan penentuan TKG untuk memproses data spasial maupun nonspasial,
diharapkan mampu memudahkan pengerjaan dan memberikan hasil yang lebih
optimal dari segi waktu, biaya dan tenaga. Pemrosesan data dalam penentuan TKG
salah satunya dapat diperoleh melalui teknik pembobotan dengan menggunakan
metode perbandingan berpasangan (Pairwise Comparison/PC). PC merupakan salah
satu metode untuk melakukan pengambilan keputusan secara ilmiah dan rasional
dalam memberikan solusi terhadap masalah penggunaan parameter yang kompleks
dalam berbagai alternatif. Hasil penerapan konsep dan metode dalam pengolahan
data secara keseluruhan yang telah dilakukan, mengindikasikan bahwa model yang
dihasilkan dapat memberikan informasi TKG suatu wilayah yang selanjutnya dapat
dilakukan pengambilan keputusan untuk menentukan daerah yang mempunyai TKG
relatif lebih sulit dan atau relatif lebih rendah dibandingkan daerah lain.
Perpustakaan Digital ITB