digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - REYHAN KHARISMA RAMADHAN
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Tambak garam K-SIGN di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, dirancang sebagai sistem tambak bertingkat dengan target produksi 200.000 ton garam per tahun. Tercapainya target tersebut bergantung pada sejumlah faktor yang saling terkait, mulai dari kesesuaian grading lahan, ketersediaan debit intake, kedalaman operasi, waktu tinggal, besarnya kehilangan air, hingga pola distribusi aliran antarpetak dari kolam pemekatan awal sampai meja kristalisasi. Tugas Akhir ini mengevaluasi keterkaitan tersebut secara terpadu melalui grading lahan, neraca air, neraca massa, dan pemodelan hidraulik pada seluruh tahapan sistem (Pond 0 hingga Pond 4 dan meja kristalisasi) guna memperoleh debit intake yang optimal. Grading lahan yang mempertimbangkan topografi, batas luas petak, beda elevasi, keseimbangan cut and fill, dan penyederhanaan batas petak menghasilkan luas efektif 937,86 ha yang terdiri atas 140 petak pemekatan dan 14 meja kristalisasi (154 unit). Pemodelan hidraulik dikerjakan dengan HEC-RAS menggunakan spillway berbentuk morning glory yang direpresentasikan sebagai rating curve, dengan kebutuhan bangunan pengatur aliran terpenuhi oleh 474 pipa morning glory pada 155 koneksi antarpetak, sedangkan debit intake dioptimasi melalui pendekatan berbasis skenario dan analisis sensitivitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa debit intake optimal sebesar 0,6081 m³/s (608,06 L/s) yang terdistribusi ke tujuh titik intake mampu mengisi seluruh kolam secara kaskade dalam waktu tinggal total 50 hari dengan kedalaman operasi dan pola aliran yang stabil (bilangan Courant < 1 serta deadzone minimum). Pada efisiensi produksi total 91,7%, sistem menghasilkan estimasi produksi 235.187,90 ton garam per tahun atau 117,59% dari target (surplus 17,72%), dengan potensi mencapai 242.209 ton per tahun pada efisiensi ideal 96%. Temuan ini dapat dijadikan dasar teknis dalam perencanaan grading lahan, strategi operasi intake, pengaturan aliran antarpetak, dan optimasi tambak garam skala besar.