digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - RONALD CALVIN LO
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Tangki penyimpanan minyak merupakan infrastruktur vital yang harus tetap beroperasi setelah gempa bumi. Pada wilayah pesisir seperti Cilacap, kondisi tanah aluvial jenuh air serta keberadaan fluida di dalam tangki menyebabkan respons fondasi menjadi kompleks. API 650 Annex E masih menggunakan asumsi fixedbase sehingga belum mempertimbangkan interaksi fluida–struktur–tanah (Fluid– Structure–Soil Interaction, FSSI) secara simultan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh FSSI terhadap respons dinamik fondasi tiang, menganalisis potensi likuefaksi, membandingkan respons fondasi pada kondisi statis, Soil– Structure Interaction (SSI), dan FSSI, serta menghasilkan desain fondasi yang memenuhi API 650 dan SNI. Penelitian dilakukan menggunakan metode elemen hingga dengan PLAXIS 3D. Analisis potensi likuefaksi dilakukan menggunakan metode simplified NCEER berbasis data SPT, sedangkan pemodelan FSSI menggunakan pendekatan mekanik ekuivalen Housner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi studi tidak mengalami likuefaksi signifikan dengan nilai maksimum excess pore water pressure ratio (????????) sebesar 0,0565. Dibandingkan SSI, kondisi FSSI meningkatkan gaya geser maksimum pada tiang tepi sekitar 5 kali lipat (353,41 kN menjadi 1766,13 kN) dan momen lentur sekitar 26%. Analisis dinamik juga meningkatkan penurunan fondasi dari 14,89 mm pada