digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Dalam perencanaan infrastruktur lepas pantai, optimasi struktur merupakan langkah penting untuk menghasilkan desain anjungan yang aman sekaligus efisien secara ekonomis. Pada Tugas Akhir ini, dilakukan pemodelan dan analisis kelayakan struktur jacket platform tipe tiga kaki pada kedalaman air 90 meter di Perairan Laut Natuna. Penelitian difokuskan pada optimasi dan analisis in-service struktur jacket tiga kaki, serta perbandingan efisiensi material terhadap konfigurasi empat kaki. Pemodelan struktur 3D dilakukan menggunakan perangkat lunak SACS dengan mengacu pada standar API RP 2A-WSD 22nd Edition, ANSI/AISC 360-22, DNV-OS-C101, dan SNI 03-1729-2020. Analisis in-service yang dilakukan meliputi analisis in-place, seismik, dan fatigue. Analisis in-place dilakukan untuk memastikan struktur mampu menahan beban operasional dan beban lingkungan ekstrem. Analisis seismik dilakukan untuk menilai ketahanan struktur terhadap beban gempa SLE dan DLE. Selanjutnya, analisis fatigue spektral dilakukan untuk memperkirakan umur lelah struktur akibat beban siklik selama umur rencana 20 tahun. Berdasarkan hasil analisis in-place, seluruh member memenuhi kriteria keamanan dengan Member Unity Check (UC) maksimum sebesar 0.92, defleksi dalam batas izin, serta faktor keamanan tiang pancang yang aman. Analisis seismik dan fatigue mengonfirmasi bahwa struktur memiliki daktilitas yang memadai dan seluruh sambungan tubular memenuhi umur lelah di atas 20 tahun. Dari hasil Material Take Off (MTO), konfigurasi jacket tiga kaki berhasil menghemat berat primary structure kurang lebih 150 ton dibandingkan konfigurasi empat kaki, sehingga dapat disimpulkan bahwa desain jacket tiga kaki merupakan pilihan optimum dan layak beroperasi di Perairan Natuna.