Penelitian dilaksanakan untuk mengkaji pemanfaatan data hambur balik Acoustic
Doppler Current Profiler (ADCP) dalam mengidentifikasi perubahan batimetri
serta keterkaitannya dengan karakteristik arus dan distribusi sumber daya perikanan
di Perairan Cirebon. Kajian terdahulu umumnya masih memisahkan analisis
oseanografi fisik dan perikanan, sehingga hubungan antara kedalaman perairan,
dinamika arus, dan preferensi habitat spesies perikanan belum terjelaskan secara
terintegrasi. Permasalahan penelitian mencakup pengaruh perubahan batimetri dan
karakteristik arus terhadap distribusi spasial spesies perikanan dominan. Data yang
digunakan meliputi data kedalaman dan arus hasil pengukuran ADCP tahun 2022
dan 2024 serta data perikanan, yang dianalisis menggunakan Exploratory Data
Analysis (EDA), Principal Component Analysis (PCA), Correspondence Analysis
(CA), dan Canonical Correspondence Analysis (CCA). Hasil penelitian
menunjukkan terjadinya pendangkalan dan pendalaman yang bervariasi antar
stasiun, dengan pendangkalan paling signifikan teridentifikasi di beberapa stasiun
pesisir, mengindikasikan dinamika sedimentasi aktif. Analisis CA menunjukkan
belanak berasosiasi kuat dengan perairan dangkal, peperek dan rajungan cenderung
berasosiasi dengan kedalaman menengah, sedangkan udang krosok lebih dominan
pada perairan lebih dalam. Hasil CCA pada tahun 2022 dan 2024 secara konsisten
menunjukkan bahwa gradien kedalaman merupakan faktor utama yang mengontrol
distribusi spasial spesies perikanan, sementara karakteristik arah arus berperan
sebagai faktor pendukung dalam memperkuat pola sebaran antar stasiun.
Kesimpulan menunjukkan bahwa integrasi data batimetri dan arus berbasis ADCP
mampu menjelaskan keterkaitan antara kondisi fisik perairan dan distribusi sumber
daya perikanan di Perairan Cirebon secara lebih terstruktur.
Perpustakaan Digital ITB