Penyakit osteoarthritis (OA) merupakan penyakit degeneratif pada sendi yang
sering dialami oleh lansia. Administrasi oral dari pengobatan simtomatik OA jangka
panjang umumnya menghasilkan efek samping yang tidak diinginkan. Membran
cangkang telur (MCT) mengandung beberapa protein seperti peptida kolagen tipe
II, glukosamin, dan kondroitin yang dapat bertindak sebagai agen anti-inflamasi
dan mendukung proses perbaikan sendi. Tujuan dari penelitian ini yaitu
mengembangkan sediaan topikal berisi MCT menggunakan carrier proniosomal
gel serta penambahan agen peningkat penetrasi (propilen glikol, Transcutol, dan
asam oleat). Karakterisasi proniosomal gel menunjukan range ukuran pronisomal
yang terbentuk berkisar 200 –300 nm dengan nilai PDI kurang dari 0,5. Zeta
potensial yang diperoleh dari proniosomal gel dengan penambahan propilen glikol,
Transcutol, dan asam oleat berturut-turut yaitu -29,7 ± 0,216 mV, -23,8 ± 0,726
mV, dan -45,633 ± 0,125 mV. pH sediaan proniosomal gel berada pada rentang 5,9
–6,58 dengan viskositas 480 –15.840 cps. . Di antara seluruh formulasi yang diuji,
gel proniosomal yang ditambahkan propilen glikol menghasilkan vesikel berbentuk
sferis dan mencapai efisiensi penjerapan tertinggi sebesar 47,12%, diikuti oleh
formulasi dengan Transcutol sebesar 41,35%, asam oleat sebesar 36,76%, serta
formulasi tanpa peningkat penetrasi sebesar 23,47%. Pengujian penetrasi secara in
vitro menggunakan Franz Diffusion Cell menunjukkan penetrasi terbaik diperoleh
dari formula yang ditambahkan peningkat penetrasi asam oleat dengan total protein
yang terpenetrasi (AUC 8 –24) sebesar 6.119,74 µg.Jam/cm
2
. Hasil studi in vivo pada
model tikus OA yang diinduksi menggunakan monosodium iodoasetat menunjukan
adanya penurunan pembengkakan kaki tikus pada hari ke -14 setelah pengobatan
menggunakan proniosomal gel. Profil penurunan pembengkakan kaki tikus terbesar
diperoleh pada kelompok proniosomal gel yang ditambahkan asam oleat. Hal ini
sejalan dengan hasil histologi yang ditunjukan, dimana kelompok tikus yang
diberikan proniosomal gel dengan penambahan asam oleat memiliki gambaran
struktur sendi yang lebih baik.
Perpustakaan Digital ITB