digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800


BAB 1 Nanda Tri Wahyuni
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Nanda Tri Wahyuni
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Nanda Tri Wahyuni
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Nanda Tri Wahyuni
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Nanda Tri Wahyuni
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Nanda Tri Wahyuni
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

Model Kuz-Ram merupakan salah satu model empiris yang banyak digunakan untuk memprediksi distribusi fragmentasi hasil peledakan. Namun, tingkat akurasi model dapat berbeda pada setiap kondisi tambang sehingga diperlukan evaluasi terhadap kesesuaiannya dengan kondisi aktual. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian distribusi fragmentasi hasil prediksi model Kuz-Ram terhadap distribusi fragmentasi aktual menggunakan digital image analysis, memodifikasi parameter model agar hasil prediksi lebih mendekati kondisi aktual, serta membandingkan tingkat kesalahan prediksi sebelum dan sesudah modifikasi. Penelitian dilakukan pada 22 data peledakan overburden di Area A, Pit B, PT XYZ, Kalimantan Selatan. Distribusi fragmentasi aktual dianalisis menggunakan perangkat lunak WipFrag 3.3 dan dibandingkan dengan hasil prediksi model Kuz-Ram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara P80 hasil model Kuz-Ram dan P80 aktual mengikuti persamaan ????80????????????????????????=1,025????80??????????????????????????23,412, dengan koefisien determinasi (????2) sebesar 0,8164. Modifikasi model dilakukan terhadap parameter ukuran fragmentasi rata-rata (?????) dan indeks keseragaman (n) menggunakan faktor koreksi masing-masing sebesar 0,707 dan 0,9052. Model hasil modifikasi menurunkan nilai MAE dari 21,40 cm menjadi 6,37 cm, MAPE dari 42,40% menjadi 14,23%, dan RMSE dari 22,69 cm menjadi 8,45 cm, sehingga menghasilkan prediksi P80 yang lebih mendekati kondisi aktual dibandingkan model Kuz-Ram awal.