Penyembuhan defek tulang memerlukan material semen tulang yang mampu memberikan dukungan struktural sekaligus mendukung regenerasi jaringan. Polymethyl methacrylate yang umum digunakan tidak dapat terdegradasi di dalam tubuh dan berisiko memicu nekrosis jaringan akibat reaksi eksotermik yang tinggi. Material lainnya seperti kalsium fosfat memiliki biokompatibilitas dan osteokonduktif yang baik, namun kekuatan mekanisnya rendah sehingga kurang ideal untuk area penopang beban. Oleh karena itu, Magnesium oxychloride (MOC) dikembangkan sebagai alternatif karena memiliki kekuatan tekan yang tinggi, biokompatibel, dan bioresorbabel, tetapi laju degradasinya cepat dalam air. Penambahan asam fosfat dapat mengatasi kelemahan tersebut, namun meningkatkan waktu setting dan menurunkan kekuatan tekan. Natrium alginat berpotensi memperbaiki sifat tersebut melalui pembentukan ikatan silang dengan ion divalen, terutama Ca2+ dari CaCl2, namun kombinasinya pada MOC belum diteliti. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mensintesis MOC dengan penambahan asam fosfat, natrium alginat, dan CaCl2 serta mengevaluasi karakteristik MOC yang dihasilkan. MOC disintesis dengan perbandingan molar MgO : MgCl2 : H2O sebesar 8:1:13. Pada campuran tersebut ditambahkan natrium alginat dengan variasi konsentrasi 0,8%, 1,6%, dan 3,2%, asam fosfat 2%, serta CaCl2 sebesar 1%, dengan % aditif dihitung dari berat MgO dan MgCl2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ketiga aditif tersebut membentuk struktur MOC yang padat akibat terlapisi gel yang terbentuk dari alginat yang tercross-linking dan asam fosfat. Hal ini meningkatkan kekuatan tekan MOC sebelum dan setelah perendaman dalam larutan SBF, menurunkan mass loss, serta mempercepat pembentukan lapisan apatit setelah direndam dalam larutan SBF. Efek retardasi asam fosfat juga berkurang dengan penambahan natrium alginat dan CaCl2. Dengan demikian, kombinasi aditif tersebut menjadikan MOC lebih stabil, kuat, dan bioaktif tanpa meningkatkan waktu settingnya, sehingga MOC menjadi semakin berpotensi diaplikasikan sebagai semen tulang.
Perpustakaan Digital ITB