Dataran aluvial pada zona pesisir Kompleks Vulkanik Muria, yang membentang
dari Kabupaten Jepara hingga Kabupaten Pati, merupakan wilayah yang kaya akan
endapan pasir besi. Penelitian-penelitian sebelumnya telah mengkonfirmasi
keberadaan Rare Earth Elements (REE) dalam endapan tersebut, meskipun kajian
mineralogi dan geokimia secara mendalam masih terbatas. Penelitian ini bertujuan
untuk mengidentifikasi karakteristik, sebaran, serta komposisi mineral pembawa
REE pada endapan pasir besi guna mengevaluasi potensi ekonominya sebagai
sumber logam strategis. Metode penelitian meliputi pengamatan langsung di
lapangan terhadap kondisi geologi, arah aliran sungai, serta lingkungan
pengendapan sebagai studi awal. Selanjutnya, pengambilan sampel pasir besi
dilakukan menggunakan hand auger, serta metode bulk sampling dan channel
sampling pada penampang stratigrafi maupun bukaan galian. Sampel yang
diperoleh kemudian diamati dan dianalisis menggunakan beberapa metode, yaitu
pemisahan menggunakan Magnetic Separator, Grain Counting, serta analisis
geokimia yang mencakup XRD, XRF, dan ICP-MS. Mineral pembawa REE adalah
mineral klinopiroksen dengan kontribusi minor mineral fosfat (xenotim dan apatit)
yang berasal dari Gunung Muria sebagai sumber primer, dengan hasil analisis
menunjukkan bahwa ?REE pada fraksi tailing (532,35–687,67 ppm) secara
konsisten lebih tinggi dibandingkan fraksi konsentrat (278,5–436,26 ppm) di
seluruh titik sampel, yang mengindikasikan bahwa distribusi REE yang lebih
terkonsentrasi pada material tailing.
Perpustakaan Digital ITB