digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Dataran aluvial pada zona pesisir Kompleks Vulkanik Muria, yang membentang dari Kabupaten Jepara hingga Kabupaten Pati, merupakan wilayah yang kaya akan endapan pasir besi. Penelitian-penelitian sebelumnya telah mengkonfirmasi keberadaan Rare Earth Elements (REE) dalam endapan tersebut, meskipun kajian mineralogi dan geokimia secara mendalam masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik, sebaran, serta komposisi mineral pembawa REE pada endapan pasir besi guna mengevaluasi potensi ekonominya sebagai sumber logam strategis. Metode penelitian meliputi pengamatan langsung di lapangan terhadap kondisi geologi, arah aliran sungai, serta lingkungan pengendapan sebagai studi awal. Selanjutnya, pengambilan sampel pasir besi dilakukan menggunakan hand auger, serta metode bulk sampling dan channel sampling pada penampang stratigrafi maupun bukaan galian. Sampel yang diperoleh kemudian diamati dan dianalisis menggunakan beberapa metode, yaitu pemisahan menggunakan Magnetic Separator, Grain Counting, serta analisis geokimia yang mencakup XRD, XRF, dan ICP-MS. Mineral pembawa REE adalah mineral klinopiroksen dengan kontribusi minor mineral fosfat (xenotim dan apatit) yang berasal dari Gunung Muria sebagai sumber primer, dengan hasil analisis menunjukkan bahwa ?REE pada fraksi tailing (532,35–687,67 ppm) secara konsisten lebih tinggi dibandingkan fraksi konsentrat (278,5–436,26 ppm) di seluruh titik sampel, yang mengindikasikan bahwa distribusi REE yang lebih terkonsentrasi pada material tailing.