digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

2007 TS PP HARITS KURNIA MUSTOFA 1-COVER.pdf


2007 TS PP HARITS KURNIA MUSTOFA 1-BAB 1.pdf

2007 TS PP HARITS KURNIA MUSTOFA 1-BAB 2.pdf

2007 TS PP HARITS KURNIA MUSTOFA 1-BAB 3.pdf

2007 TS PP HARITS KURNIA MUSTOFA 1-BAB 4-1.pdf

2007 TS PP HARITS KURNIA MUSTOFA 1-BAB 4-2.pdf

2007 TS PP HARITS KURNIA MUSTOFA 1-BAB 5.pdf

2007 TS PP HARITS KURNIA MUSTOFA 1-PUSTAKA-1.pdf

2007 TS PP HARITS KURNIA MUSTOFA 1-PUSTAKA-2.pdf

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan metode untuk menemukenali potensi PPh orang pribadi menggunakan data SIN PBB. Penemukenalan potensi PPh orang pribadi dilakukan dengan cara menghitung penghasilan subyek pajak dan PTKP dari suatu NOP. PKP adalah estimasi penghasilan subyek pajak dalam satu NOP dikurangi dengan PTKP dalam satu NOP. PTKP didekati dengan jumlah anggota keluarga dalam satu NOP. Penghasilan subyek pajak dalam satu NOP didekati dengan model penghasilan melalui pendekatan pengeluaran rumah tangga berdasarkan variabel jumlah tagihan listrik, tagihan PDAM, tagihan telepon, tagihan gas, dan tagihan PBB yang terdapat dalam data SIN PBB. Metode pemodelan dilakukan menggunakan regresi. Berdasarkan hasil pengujian multikolinearitas semua variabel penghasilan subyek pajak lobs uji. Hal ini menunjukan bahwa model regresi dapat diterapkan untuk pemodelan penghasilan subyek pajak. Nilai korelasi antara pengeluaran rumah tangga terhadap ZNT PBB 0,57 (tinggi). Informasi ZNT PBB dapat digunakan untuk melakukan koreksi estimasi penghasilan subyek pajak hash pemodelan. Selanjutnya ZNT PBB dapat digunakan untuk pembuatan zonasi wilayah yang harus diprioritaskan untuk ekstensifikasi PPh orang pribadi.