digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Penggunaan gliserida telah banyak diketahui. Di negara-negara yang telah maju penggunaan alkil ester yang berasal dari gliserida sudah mulai dikembangkan antara lain sebagai bahan dasar plastik, polimer, poliester, minyak pelumas, kosmetik serta obat dan sangat panting dalam bidang analisis. Juga telah mulai digunakan' sebagai bahan bakar motor disel. Alkil ester dapat dibuat dengan jalan mengesterifikasi hasil hidrolisis gliseridanya. Cara ini dirasa kurang efisien karena prosesnya bertahap. Telah dilakukan dalam penelitian ini, pengubahan secara langsung gliserida menjadi alkil esternya tanpa proses hidrolisis terlebih. dahul-u..-yaitu,. secara. reaksi in - teresterifikasi-alkoholisis. Hasil analisis sifat-sifat kimia dan fisis hasil reaksi memperlihatkan bahwa, sistim refluks azeotrop-dehidrasi dengan katalis 5% HCl p.a. dalam etanol absolut dengan perefluksan selama 8 jam memberikan hasil yang lebih baik. Sifat-sifat kimia yang ditentukan adalah, angka asam, angka penyabunan, angka iod dan angka ester. Diantara sifat fisis yang ditentukan disini adalah berat Janis dan kekentalan. Data spektrum inframerah menunjukkan gugus fungsi gliserida dan etil ester serta kemurnian hasil reaksi interesterifikasi- etanolisis yang dilakukan.