Materi gelap yang berinteraksi diri (self-interacting dark matter, SIDM) merupakan
alternatif potensial bagi model CDM untuk menjelaskan sejumlah
ketidaksesuaian pada skala kecil. Parameter utama SIDM, yaitu penampang
lintang tumbukan per satuan massa (!/m), diketahui bergantung pada kecepatan
tumbukan. Meskipun demikian, data observasi yang tersedia saat ini
belum mencakup rentang kecepatan antara skala galaksi dan skala grup/gugus
galaksi secara memadai. Penelitian ini bertujuan mengonstruksi profil
massa empiris dan mengestimasi nilai !/m pada dua sistem lensa gravitasi
kuat, yaitu CASSOWARY 31 (CSWA 31) dan RXJ1131–1231 (RXJ1131), dengan
harapan dapat mengisi celah tersebut. Profil massa dikonstruksi dengan
mengombinasikan analisis kinematika bintang brightest group galaxy (BGG)
menggunakan pPXF dan Jeans Anisotropic Modeling (JAM), serta pemodelan
lensa gravitasi kuat menggunakan lenstronomy. Profil massa yang diperoleh
kemudian di-fitting dengan model SIDM berbasis persamaan Jeans melalui
metode Bayesian. Hasil penelitian menunjukkan nilai !/m = 0,48+0,16
?0,12
cm2/g pada kecepatan tumbukan rerata ?v" # 2187 km/s untuk CSWA 31 dan
!/m = 0,68+0,48
?0,35 cm2/g pada ?v" # 974 km/s untuk RXJ1131. Kedua nilai
konsisten dengan hasil skala grup dari studi sebelumnya. Fitting gabungan
dalam kerangka model mediator Yukawa menghasilkan parameter fisis materi
gelap dan mediator yang konsisten dengan batasan sebelumnya pada skala
galaksi hingga gugus. Hasil ini menambah titik data empiris dan mendukung
gambaran bahwa !/m bergantung pada kecepatan tumbukan.
Perpustakaan Digital ITB