digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Materi gelap yang berinteraksi diri (self-interacting dark matter, SIDM) merupakan alternatif potensial bagi model CDM untuk menjelaskan sejumlah ketidaksesuaian pada skala kecil. Parameter utama SIDM, yaitu penampang lintang tumbukan per satuan massa (!/m), diketahui bergantung pada kecepatan tumbukan. Meskipun demikian, data observasi yang tersedia saat ini belum mencakup rentang kecepatan antara skala galaksi dan skala grup/gugus galaksi secara memadai. Penelitian ini bertujuan mengonstruksi profil massa empiris dan mengestimasi nilai !/m pada dua sistem lensa gravitasi kuat, yaitu CASSOWARY 31 (CSWA 31) dan RXJ1131–1231 (RXJ1131), dengan harapan dapat mengisi celah tersebut. Profil massa dikonstruksi dengan mengombinasikan analisis kinematika bintang brightest group galaxy (BGG) menggunakan pPXF dan Jeans Anisotropic Modeling (JAM), serta pemodelan lensa gravitasi kuat menggunakan lenstronomy. Profil massa yang diperoleh kemudian di-fitting dengan model SIDM berbasis persamaan Jeans melalui metode Bayesian. Hasil penelitian menunjukkan nilai !/m = 0,48+0,16 ?0,12 cm2/g pada kecepatan tumbukan rerata ?v" # 2187 km/s untuk CSWA 31 dan !/m = 0,68+0,48 ?0,35 cm2/g pada ?v" # 974 km/s untuk RXJ1131. Kedua nilai konsisten dengan hasil skala grup dari studi sebelumnya. Fitting gabungan dalam kerangka model mediator Yukawa menghasilkan parameter fisis materi gelap dan mediator yang konsisten dengan batasan sebelumnya pada skala galaksi hingga gugus. Hasil ini menambah titik data empiris dan mendukung gambaran bahwa !/m bergantung pada kecepatan tumbukan.