Kejadian banjir pada suatu daerah aliran sungai (DAS) tidak hanya dipengaruhi
oleh besarnya curah hujan, tetapi juga oleh distribusi curah hujan dalam ruang dan
waktu. Variasi pola spasio-temporal hujan dapat menghasilkan perbedaan respons
hidrologi meskipun memiliki jumlah curah hujan yang relatif serupa. Penelitian ini
bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan pola spasio-temporal
curah hujan yang menyertai kejadian banjir di Sub-DAS Bengawan Solo Hilir.
Penelitian dilakukan menggunakan 86 kejadian banjir periode 2008–2025 yang
dikombinasikan dengan data curah hujan GPM. Klasifikasi pola hujan dilakukan
menggunakan analisis klaster hierarkis berdasarkan kemiripan pola spasial curah
hujan. Analisis temporal dilakukan menggunakan hietograf rata-rata curah hujan
selama tujuh hari sebelum hingga hari kejadian banjir. Respons hidrologi tiap pola
hujan dievaluasi berdasarkan hidrograf komposit dari data debit pada Pos Cepu dan
Bojonegoro.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian banjir di Sub-DAS Bengawan Solo
Hilir dikelompokkan menjadi 6 klaster spasial hujan. Klaster dominan diwakili oleh
S2 (27 kejadian) yang didominasi kontribusi Sub-DAS Bengawan Solo Hulu dan
S4 (17 kejadian) dengan distribusi kontribusi merata. Sementara itu, S1 (12
kejadian) didominasi oleh Sub-DAS Kali Madiun, S5 (16 kejadian) dan S3 (9
kejadian) dipengaruhi kuat oleh kombinasi wilayah tengah hingga hilir DAS, serta
S6 (5 kejadian) terkonsentrasi penuh pada wilayah Sub-DAS Bengawan Solo Hilir.
Analisis temporal menunjukkan bahwa puncak hujan dapat terjadi tepat pada hari
kejadian (S1, S2, S5) maupun beberapa hari sebelumnya sebagai hujan antecedent
(S3, S4, S6). Respons debit mencerminkan adanya keterlambatan (lag time)
terhadap kejadian hujan, di mana debit puncak di wilayah hilir konsisten terjadi 1–
2 hari setelah waktu kejadian banjir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
klasifikasi spasio-temporal curah hujan dapat digunakan untuk mengidentifikasi
karakteristik pola hujan yang berasosiasi dengan pembentukan banjir di Sub-DAS
Bengawan Solo Hilir.
Perpustakaan Digital ITB