digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Saskia Frida Q.A
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

TUGAS AKHIR Saskia Frida Q.A
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

Karakterisasi reservoir pada Formasi Balikpapan, Cekungan Kutai, menjadi tantangan karena adanya perselingan batupasir, shale, dan coal yang menghasilkan variasi karakter reservoir. Penelitian ini bertujuan menentukan parameter elastik turunan yang paling sensitif dalam merepresentasikan karakter reservoir serta mengidentifikasi persebarannya pada interval target D-09 hingga E-01. Data yang digunakan berupa seismik partial angle stack (near, mid, dan far) serta data sumur QA-1121, QA-1125, dan QA-1014. Reflektivitas P dan S diperoleh melalui inversi AVO Ursenbach-Stewart (2008), kemudian ditransformasikan menggunakan pendekatan sudut ? pada Extended Elastic Impedance (EEI) untuk menghasilkan parameter Mu-Rho (MR), Lambda-Rho (LR), dan Poisson’s Ratio (PR). Hasil analisis sensitivitas menunjukkan bahwa MR/(LR×PR) memberikan pemisahan karakter good sand yang lebih jelas dibandingkan parameter elastik lainnya. Analisis multiple well menghasilkan cut-off MR/(LR×PR) sebesar 5,6 sebagai acuan identifikasi karakter good sand. Volume reflektivitas MR/(LR×PR) kemudian diinversi menggunakan metode Linear Programming Sparse Spike (LPSS) dengan QA-1121 dan QA-1125 sebagai sumur kontrol. Hasil inversi menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,602752 terhadap data log. Hasil slicing menunjukkan persebaran MR/(LR×PR) berorientasi dominan NE–SW, dengan geometri yang relatif lebih sempit dan terfokus pada bagian NE, kemudian semakin melebar dan pada beberapa bagian menunjukkan percabangan ke arah SW. QA-1121 dan QA-1014 menunjukkan respons MR/(LR×PR) relatif tinggi, sedangkan QA-1125 menunjukkan respons relatif lebih rendah dan berkaitan dengan kondisi yang lebih wet. Hasil analisis elektrofasies turut mendukung keberadaan tubuh pasir pada interval target. Persebaran tersebut diinterpretasikan sebagai perkembangan tubuh pasir yang berkaitan dengan sistem distributary channel. Kesamaan arah persebaran dengan orientasi Antiklinorium Samarinda menunjukkan bahwa konfigurasi struktur regional dan lokal dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi perkembangan dan persebaran tubuh reservoir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MR/(LR×PR) dapat membantu karakterisasi reservoir melalui identifikasi good sand dan persebaran lateral tubuh pasir.