ABSTRAK Seruni Ainun
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
SKRIPSI Seruni Ainun Razkiah
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
Cekungan Sumatra Tengah merupakan salah satu cekungan hidrokarbon utama di Indonesia yang memiliki potensi reservoir gas. Lapangan “NANAS SEMARANG” pada Formasi Binio tersusun atas thin sand layers interbedded shale dengan ketebalan yang berada di bawah tuning thickness. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persebaran zona prospek hidrokarbon menggunakan atribut Fluid Rho (FR) dan Mu Rho (MR). Data yang digunakan terdiri atas seismik 3D partial angle stack (mid 15°, far 25°, dan ultra far 35°) serta data log dari empat sumur, yaitu NANAS-1, NANAS-6, NANAS-9, dan NANAS SMG-01. Reflektivitas gelombang P dan S diperoleh menggunakan pendekatan Ursenbach dan Stewart (2008), kemudian diinversi menggunakan metode Linear Programming Sparse Spike (LPSS) untuk menghasilkan volume Acoustic Impedance (AI) dan Shear Impedance (SI). Parameter AI dan SI ditransformasikan menjadi atribut FR dan MR menggunakan pendekatan Generalized LMR dengan parameter d = 2,5 yang ditentukan melalui grid search. Hasil menunjukkan bahwa FR memberikan separasi (stretching) yang lebih jelas dalam memetakan shaly sand dan non-shalysand, serta zona yang terindikasi mengandung gas, sedangkan MR menunjukkan tren yang relatif mengikuti SI dan belum memberikan peningkatan separasi litologi yang signifikan. Persebaran zona prospek berdasarkan FR rendah dan MR tinggi menunjukkan kecenderungan mengikuti struktur antiklin berarah baratlaut–tenggara (NW–SE), dengan perkembangan paling baik pada zona B4a dan B5a. Persebaran tersebut mencerminkan karakter reservoir Formasi Binio berupa thin sand layers interbedded shale yang berkembang pada lingkungan tide-dominated estuary shallow marine dan berkaitan dengan keberadaan gas biogenik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FR memberikan informasi yang lebih sensitif dalam memetakan persebaran reservoir dan non reservoir. MR berperan sebagai parameter pendukung dalam menggambarkan karakter rigiditas batuan.
Perpustakaan Digital ITB