digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - Multihadi
PUBLIC Open In Flipbook Irwan Sofiyan

Lapangan Rai yang terletak di Cekungan Sumatra Tengah merupakan lapangan minyak berat (20–22° API) yang telah dikembangkan sejak tahun 1985 dengan metode injeksi uap panas. Pengembangan sebelumnya berfokus pada Area 1 hingga Area 13, sementara Area 14 masih relatif belum tersentuh, khususnya pada interval reservoir Duo (D2–D5) yang termasuk dalam Formasi Bekasap berumur Miosen Awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi sifat reservoir serta membangun model geologi statik tiga dimensi yang representatif guna memperkirakan Original Oil in Place (OOIP) untuk melihat potensi pengembangan pada Area 14. Metodologi penelitian dilakukan melalui integrasi data geologi, petrofisika, dan data sumur yang dominasi dalam interpretasi reservoir secara detail. Interpretasi fasies menunjukkan bahwa reservoir Duo diendapkan dalam sistem estuari yang didominasi pasang-surut, membentuk kompleks tidal bar. Pemodelan statik dilakukan menggunakan pendekatan geostatistik. Properti reservoir utama seperti volume serpih (VSH) sebesar 42%, porositas efektif (PHIE) sebesar 30%, saturasi air (SWE) sebesar 67%, dan permeabilitas (PERM) dimodelkan menggunakan metode Sequential Gaussian Simulation (SGS) dengan constraint sekunder yang relevan. Validasi model menunjukkan kesesuaian yang baik antara data sumur dan hasil simulasi. Perhitungan volumetrik menunjukkan bahwa nilai OOIP di Area 14 mencapai sekitar 279.7 MMSTB secara deterministik. Analisis probabilistik menggunakan simulasi Monte Carlo menghasilkan nilai P50 sekitar 280.7 MMSTB (selisih sekitar 0.4%). Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa parameter saturasi air efektif (SWE) merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap estimasi volume hidrokarbon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Area 14 masih memiliki potensi hidrokarbon yang signifikan dan relatif belum terkuras, yang ditunjukkan oleh kestabilan kontak minyak-air. Oleh karena itu, penerapan metode peningkatan perolehan minyak berbasis termal seperti steamflooding dinilai layak untuk dikembangkan. Studi ini memberikan dasar yang kuat dalam perencanaan pengembangan lanjutan Lapangan Rai.