DAFTAR PUSTAKA WINA SITI MAESAROH
EMBARGO  2029-08-11 
EMBARGO  2029-08-11 
Kesenjangan akses pendidikan antara wilayah urban dan pedesaan di Indonesia mendorong berkembangnya peran lembaga pendidikan swasta daerah sebagai penyedia layanan bersama (co-provision) dalam mendukung agenda SDG 4, namun kajian terdahulu masih minim membahas bagaimana sekolah swasta dengan sumber daya terbatas menavigasi tuntutan inklusi sosial-ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada dua sekolah swasta, Sekolah Alam Gaharu (SAG) di Kabupaten Bandung dan Madrasah Aliyah (MA) Darussalam di Kabupaten Sumedang untuk menganalisis kapasitas dan pengalaman kelembagaan mereka dalam mengimplementasikan pendidikan inklusif, melalui wawancara terhadap tujuh informan kunci dan analisis tematik Braun dan Clarke yang diperkuat triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas kelembagaan pada kedua kasus ini bersifat multidimensional: SAG mengandalkan pemisahan fungsi organisasi formal melalui lembaga filantropi dan unit usaha komersial, sementara MA Darussalam mengoptimalkan jaring pengaman sosial informal seperti dana talang personal dan zakat pengurus yayasan. Relasi institusional dengan negara pada kedua kasus mencerminkan kemitraan asimetris berupa subsidi tersembunyi atas tanggung jawab pendidikan publik. Penelitian ini menawarkan kontribusi konseptual melalui perumusan Paradoks Kapasitas-Selektivitas, yang menunjukkan bahwa penguatan kapasitas organisasi disertai standardisasi kaku berisiko mengurangi kelenturan informal yang penting bagi keberpihakan pada kelompok rentan, sekaligus menyarankan kebijakan bantuan pemerintah yang lebih sensitif konteks.
Perpustakaan Digital ITB