2026 SK PP TABINA AMARILLA PUTRI ARIEF 19022173 - COVER
PUBLIC Open In Flipbook Wiwik Istiyarini 2026 SK PP TABINA AMARILLA PUTRI ARIEF 19022173 - BAB 1
PUBLIC Open In Flipbook Wiwik Istiyarini 2026 SK PP TABINA AMARILLA PUTRI ARIEF 19022173 - BAB 2
PUBLIC Open In Flipbook Wiwik Istiyarini 2026 SK PP TABINA AMARILLA PUTRI ARIEF 19022173 - BAB 3
PUBLIC Open In Flipbook Wiwik Istiyarini 2026 SK PP TABINA AMARILLA PUTRI ARIEF 19022173 - BAB 4
PUBLIC Open In Flipbook Wiwik Istiyarini 2026 SK PP TABINA AMARILLA PUTRI ARIEF 19022173 - BAB 5
PUBLIC Open In Flipbook Wiwik Istiyarini 2026 SK PP TABINA AMARILLA PUTRI ARIEF 19022173 - PUSTAKA
PUBLIC Open In Flipbook Wiwik Istiyarini
Tidak seperti pertumbuhan ekonominya, pertumbuhan penduduk Indonesia mengalami tren menurun.
Angka kelahiran menurun secara drastis dan proporsi penduduk berusia tua meningkat secara konsisten.
Namun, populasi di belahan dunia lain sudah tidak lagi muda. Tiongkok adalah salah satu contohnya.
Dengan penuaan yang diproyeksikan mendalam di masa mendatang, Tiongkok sudah mulai mengambil
tindakan. Walaupun Indonesia kini memiliki struktur usia yang muda, pergantian dalam tren demografis
dan perubahan sikap terhadap keinginan memiliki anak meningkatkan kemungkinan penuaan populasi. Ada
pandangan bertolak belakang terhadap dampak perubahan demografi terhadap pertumbuhan ekonomi:
positif dan negatif. Namun, sumber yang hubungan ini di Indonesia masih terbatas sehingga sulit untuk
mengetahui dampaknya pada Indonesia.
Melalui kajian literatur sistematis, riset ini bertujuan mendeskripsikan hubungan antara transisi
demografi dan pertumbuhan ekonomi berdasarkan bukti yang dapat ditemukan dari Indonesia dan
Tiongkok dan membandingkan bagaimana hubungan itu dapat terlihat di kedua negara tersebut.
Menggunakan kerangka kerja PRISMA 2020, 42 artikel ditemukan untuk disertakan dalam studi ini.
Dengan memanfaatkan VOSviewer, analisis bibliometrik menemukan kata kunci yang menggambarkan
tema utama riset ini, termasuk transisi demografi, penuaan populasi, Tiongkok, dan pertumbuhan ekonomi.
Riset ini menemukan bahwa dividen demografi memiliki pengaruh positif terhadap pertumbuhan
ekonomi dan bahwa penuaan populasi mengundang pandangan yang pesimis dan juga optimis. Untuk
menjembatani celah dari kedua pandangan tersebut, dibutuhkan pengembangan sumber daya manusia dan
pelibatan teknologi. Riset ini juga menemukan bahwa Indonesia dan Tiongkok memiliki persamaan seperti
heterogenitas antara wilayah, kecenderungan untuk bermigrasi, dan kesenjangan antara kawasan urban dan
desa. Akan tetapi, kedua negara tersebut memiliki ciri-ciri yang hanya dimiliki oleh salah satunya, seperti
kendala penyerapan tenaga kerja di Indonesia dan pergantian demografi yang cepat serta tindakan terhadap
penuaan di Tiongkok. Supaya lebih siap menghadapi populasi yang menua, riset ini menyarankan Indonesia
untuk mulai merencanakan masyarakat menua dengan mendukung sektor perawatan dan melibatkan
penduduk lansia dalam tenaga kerja.
Keywords: transisi demografi; dividen demografi; penuaan penduduk; pertumbuhan ekonomi; kajian
literatur sistematis; analisis bibliometric; Indonesia; Tiongkok
Perpustakaan Digital ITB