digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Pasar modal Indonesia beberapa tahun terakhir menunjukkan dinamika yang tinggi akibat berbagai faktor global dan domestik, seperti pandemi COVID-19, kebijakan moneter, serta fluktuasi harga komoditas dan nilai tukar, yang berdampak pada meningkatnya volatilitas pasar dan ketidakpastian dalam pengambilan keputusan investasi. Model Black-Litterman (BL) relevan dengan kondisi tersebut karena mampu mengintegrasikan informasi pasar dengan pandangan investor. Namun, model ini tidak memiliki aturan dalam pembentukan pandangan investor, sehingga model dapat dikembangkan dengan membentuk pandangan investor berbasis data menggunakan pendekatan deret waktu yang adaptif terhadap dinamika pasar. Penelitian ini bertujuan mengintegrasikan pandangan investor berbasis deret waktu ke dalam pembentukan portofolio optimal menggunakan model BL. Pendekatan ini mengombinasikan imbal hasil ekuilibrium dari Capital Asset Pricing Model (CAPM) dengan pandangan investor yang dibangun secara kuantitatif melalui model ARMA-GARCH/EGARCH. Hasil prediksi beserta selang kepercayaan digunakan untuk membentuk pandangan investor (????) dan matriks ketidakpastian (????) berupa batas atas (upper), titik estimasi (point forecast), dan batas bawah (lower) yang selanjutnya menghasilkan sembilan skenario pandangan investor. Nilai ???? divariasikan untuk menganalisis pengaruh antara informasi pasar dan pandangan investor terhadap hasil ekspektasi imbal hasil BL. Hasil menunjukkan bahwa arah ekspektasi imbal hasil sangat ditentukan oleh pandangan investor, sementara ketidakpastian pandangan memengaruhi tingkat ekstremitas imbal hasil. Peningkatan nilai ? memperkuat pengaruh pandangan investor terhadap ekspektasi imbal hasil dan komposisi portofolio. Pada tahap optimasi, skenario ekstrem menghasilkan portofolio yang lebih terkonsentrasi, sedangkan skenario moderat menghasilkan portofolio yang lebih terdiversifikasi. Evaluasi menggunakan Sharpe Ratio menunjukkan skenario ekstrem dengan keyakinan tinggi menghasilkan kinerja terbaik dengan nilai maksimum sebesar 1,7034 pada ???? = 1,00. Integrasi pandangan investor berbasis deret waktu dalam model BL mampu menghasilkan estimasi ekspektasi imbal hasil yang lebih adaptif, struktur portofolio yang fleksibel terhadap perubahan pandangan pasar, serta kinerja portofolio yang lebih optimal dibandingkan pendekatan konvensional.