Tesis ini menilai ketangguhan ide bisnis Dune Energy dalam sektor pembangkitan listrik tenaga surya di Indonesia dengan mengintegrasikan Analisis Ide Bisnis dan Pendekatan Perencanaan Skenario Oxford (OSPA). Berangkat dari tradisi perencanaan berbasis skenario van der Heijden, Analisis Ide Bisnis digunakan untuk memetakan keterkaitan antara nilai sosial/nilai pelanggan, inovasi kewirausahaa, sumber daya dan kompetensi yang khas, serta siklus surplus yang saling memperkuat, lalu melakukan “uji ketahanan” elemen-elemen tersebut terhadap berbagai alternatif masa depan (van der Heijden, 2001, 2005). Data primer dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan diskusi kelompok terarah (FGD) dengan para eksekutif kunci, didukung oleh kuesioner dan FGD berulang untuk pengembangan skenario, serta dianalisis menggunakan analisis tematik; desain penelitian mengikuti logika pengembangan skenario yang dipandu oleh ahli (Lindgren & Bandhold, 2003) dan selaras dengan komponen proses perencanaan skenario yang telah mapan (Garvin & Levesque, 2006).
Studi ini mengembangkan empat skenario yang konsisten secara internal serta menguji relevansi elemen-elemen ide bisnis Dune Energy pada masing-masing skenario. Hasil menunjukkan beberapa elemen (misalnya penawaran solusi yang menyeluruh, afiliasi pemegang saham internasional, serta kemitraan/sumber daya terkait PLN) tidak relevan secara konsisten pada skenario yang berorientasi biaya, sehingga mendorong fokus pada perbaikan “tanpa penyesalan” (Wiest et al., 2025). Tesis ini merangkum rekomendasi perbaikan yang berfokus pada: Solusi PLTS terdesentralisasi berbiaya rendah, proyek utilitas skala kecil–menengah, dan mikrogrid; penguatan kapabilitas pembiayaan kreatif dan berbagi risiko; peningkatan monetisasi sertifikat energi terbarukan; penguatan operasi dan pemeliharaan digital serta pemantauan untuk menjaga hasil produksi listrik dan penghematan pelanggan; serta pengembangan kapabilitas pada penilaian daur hidup, akuntansi karbon, dan pengelolaan akhir masa pakai untuk komponen surya, akuisisi aset bermasalah, elektrifikasi proses industri, dan layanan fleksibilitas/jasa sistem jaringan.
Perpustakaan Digital ITB