digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

2026 FK pp 19223041_Fatiha Nur Annisa
Terbatas  Jufrizal Effendi, S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Kualitas kemasan berperan penting dalam melindungi produk, membentuk persepsi pelanggan, dan menjaga kredibilitas merek. Gloopaw, perusahaan rintisan di bidang nutrisi hewan peliharaan yang memproduksi Pawtein, suplemen protein berbasis Black Soldier Fly (BSF) untuk kucing, mengandalkan pemasok kemasan eksternal dan produsen pihak ketiga sehingga memiliki keterbatasan dalam mengendalikan kualitas produksi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas kemasan Pawtein, mengidentifikasi akar penyebab permasalahan, serta mengusulkan strategi perbaikan menggunakan metodologi Six Sigma DMAIC. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods yang menggabungkan observasi, inspeksi menyeluruh terhadap batch produksi pertama, survei pelanggan, dan analisis proses bisnis. Hasil inspeksi terhadap seluruh 100 unit menunjukkan 31 produk cacat dengan total 37 cacat, di mana heat seal mark merupakan cacat dominan (67,6%), sehingga menghasilkan DPMO sebesar 92.500, process yield 90,75%, dan sigma level 2,83 sebagai baseline. Evaluasi pelanggan menunjukkan gap positif pada seluruh dimensi kualitas, meskipun atribut keutuhan tepi dan label serta kejelasan informasi produk masih berada di bawah harapan pelanggan. Analisis akar penyebab mengidentifikasi empat penyebab sistemik, dengan belum adanya standar kualitas dan kriteria penerimaan yang terdokumentasi sebagai prioritas tertinggi. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan Standardized Packaging Quality Management System yang mencakup standar kualitas kemasan, dokumentasi dan kontrol kualitas terstandarisasi, penyempurnaan alur produksi, serta proses evaluasi pemasok, yang didukung rencana implementasi dan pemantauan untuk batch produksi berikutnya.