Abstrak - Sarah Khoerunnisa
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Liriomyza (Diptera: Agromyzidae) merupakan hama polifag yang membuat
korokan pada daun sehingga menyebabkan berkurangnya produktivitas daun dan
penurunan hasil panen. Upaya pengendalian Liriomyza tidak dapat digeneralisasi
tanpa mengidentifikasi spesies spesifik yang menyerang karena setiap spesies
memiliki tingkat resistensi terhadap insektisida yang berbeda. Oleh karena itu,
identifikasi spesies secara akurat menjadi penting karena kesalahan identifikasi
dapat menyebabkan kesalahan dalam penyusunan strategi pengendalian hama.
Namun, kemiripan ciri morfologi antar spesies Liriomyza seringkali menyebabkan
ketidakakuratan identifikasi jika hanya berdasarkan karakter morfologi sehingga
diperlukan juga pendekatan molekuler sebagai konfirmasi untuk memastikan
keakuratan identifikasi spesies. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
spesies Liriomyza di Wilayah Bandung Raya melalui pendekatan morfologi dan
molekuler. Sampel diambil dari tanaman tomat, aster dan daun bawang dari empat
wilayah di Bandung Raya yaitu Kecamatan Cisarua dan Lembang di Kabupaten
Bandung Barat serta Kecamatan Majalaya dan Cicalengka di Kabupaten Bandung.
Larva Liriomyza yang berada di dalam daun tanaman-tanaman ini kemudian
dipelihara dan dipreservasi dalam alkohol 70%. Identifikasi kemudian dilakukan
pada Liriomyza dewasa dengan diamati karakter morfologinya berupa pola warna
abdomen, venasi sayap, ujung abdomen dan genitalia jantan. Hasil identifikasi
dikonfirmasi melalui pendekatan molekuler berbasis gen COI menggunakan sanger
sekuensing. Hasil penelitian menemukan bahwa pada tanaman inang yang berbeda
ditemukan spesies Liriomyza yang berbeda. Spesies Liriomyza yang didapatkan
dari tanaman tomat di Lembang dan Cicalengka teridentifikasi sebagai Liriomyza
sativae sedangkan Liriomyza yang ditemukan pada tanaman aster di Cisarua
teridentifikasi sebagai Liriomyza trifolii. Kemudian pada tanaman daun bawang
dari Majalaya ditemukan dua spesies Liriomyza yaitu Liriomyza chinensis dan
Liriomyza huidobrensis. Hasil identifikasi morfologi tersebut selanjutnya
dikonfirmasi melalui analisis molekuler yang menunjukkan bahwa setiap sekuens
memiliki tingkat kemiripan tinggi (?95%) dengan sekuens Liriomyza yang
bersesuaian di GenBank. Berdasarkan hasil identifikasi morfologi dan molekuler
dapat disimpulkan bahwa terdapat empat spesies Liriomyza di Bandung Raya yaitu
L. sativae, L. trifolii, L. chinensis dan L. huidobrensis. Temuan ini diharapkan dapat
membantu dalam penyusunan strategi pengendalian Liriomyza sehingga lebih tepat
sasaran.
Perpustakaan Digital ITB