digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800


BAB 1 - Nauval Hilmy Rasyad
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 - Nauval Hilmy Rasyad
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 - Nauval Hilmy Rasyad
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 - Nauval Hilmy Rasyad
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 - Nauval Hilmy Rasyad
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

DAFTAR PUSTAKA - Nauval Hilmy Rasyad
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

Aktivitas tambang terbuka menghasilkan void yang berpotensi memicu dampak lingkungan jika tidak dikelola secara baik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potential void melalui integrasi Object Based Image Analysis (OBIA) dan Geological Lineament pada algoritma Random Forest menggunakan citra Sentinel- 2 dan PlanetScope, serta menganalisis dinamikanya secara temporal (2019–2025) menggunakan citra Sentinel-2 di Kabupaten Paser. Segmentasi objek dilakukan menggunakan algoritma Simple Non-Iterative Clustering (SNIC). Klasifikasi biner dieksekusi menggunakan Random Forest 500 decision trees, dilanjutkan dengan penambahan tresholdvalue menggunakan indeks air, elongation dan circularity objek, dan kelurusan geologi searah strike batubara. Hasil identifikasi potential void menggunakan citra Sentinel-2 dengan Random Forest murni mendeteksi 95 poligon potential void seluas 1331,33 Ha, Random Forest yang diberikan treshold value indeks air mendeteksi 56 poligon potential void seluas 1002,05 Ha, Random Forest yang diberikan treshold value bentuk objek mendeteksi 52 poligon potential void seluas 970,55 Ha, dan Random Forest yang diberikan treshold value strike mendeteksi 16 poligon seluas 385,65 Ha dengan Overall Accuracy 94%. Sementara itu, hasil identifikasi potential void menggunakan citra PlanetScope dengan Random Forest murni mendeteksi 206 poligon potential void seluas 1434,40 Ha, Random Forest yang diberikan treshold value indeks air mendeteksi 106 poligon potential void seluas 749,62 Ha, Random Forest yang diberikan treshold value bentuk objek mendeteksi 92 poligon potential void seluas 693,32 Ha, dan Random Forest yang diberikan treshold value strike mendeteksi 31 poligon seluas 320,70 Ha. Citra Sentinel-2 memberikan luasan potential void yang lebih luas dibandingkan citra PlanetScope sedangkan Citra PlanetScope memberikan poligon yang lebih banyak dibandingkan citra Sentinel-2. Secara temporal, luasan void berubah dinamis dari 13 poligon pada 2019, 19 poligon pada 2020, 20 poligon pada 2021, 19 poligon pada 2022, 16 poligon pada 2023, 16 poligon pada 2024, serta 18 poligon pada 2025.