digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Transisi global menuju era transportasi berkelanjutan mendorong peningkatan penjualan kendaraan listrik di berbagai negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola asosiasi dan karakteristik dependensi asimetris antara GDP Per Kapita, Kebijakan Insentif, Indeks Urbanisasi, dan Jumlah Stasiun Pengisian Daya terhadap tingkat penjualan kendaraan listrik, dengan studi kasus di China, Jerman, Jepang, dan Amerika Serikat selama periode 2014 hingga 2024. Data observasi dianalisis menggunakan tiga pendekatan, yaitu Analisis Korespondensi Sederhana (SCA) untuk memetakan asosiasi dasar, Cumulative Correspondence Analysis (CCA) yang berlandaskan pada statistik Taguchi dan Hirotsu untuk mengevaluasi asosiasi ordinal, serta Doubly Ordered Non-Symmetrical Correspondence Analysis (DONSCA) untuk menangkap struktur dependensi asimetris variabel prediktor terhadap respons melalui pendekatan polinomial ortogonal dan uji Goodman-Kruskal ? index . Hasil analisis menunjukkan adanya asosiasi yang signifikan secara statistik antara seluruh faktor prediktor dan tingkat penjualan kendaraan listrik. Melalui pendekatan asimetris, disimpulkan bahwa ketersediaan stasiun pengisian daya dapat memprediksi tingkat penjualan secara linier, sementara variabel lainnya cenderung menunjukkan pengaruh yang bersifat kuadratik atau fluktuatif.