Transisi global menuju era transportasi berkelanjutan mendorong peningkatan penjualan
kendaraan listrik di berbagai negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
pola asosiasi dan karakteristik dependensi asimetris antara GDP Per Kapita, Kebijakan
Insentif, Indeks Urbanisasi, dan Jumlah Stasiun Pengisian Daya terhadap tingkat
penjualan kendaraan listrik, dengan studi kasus di China, Jerman, Jepang, dan Amerika
Serikat selama periode 2014 hingga 2024. Data observasi dianalisis menggunakan
tiga pendekatan, yaitu Analisis Korespondensi Sederhana (SCA) untuk memetakan asosiasi
dasar, Cumulative Correspondence Analysis (CCA) yang berlandaskan pada statistik
Taguchi dan Hirotsu untuk mengevaluasi asosiasi ordinal, serta Doubly Ordered
Non-Symmetrical Correspondence Analysis (DONSCA) untuk menangkap struktur dependensi
asimetris variabel prediktor terhadap respons melalui pendekatan polinomial
ortogonal dan uji Goodman-Kruskal ? index . Hasil analisis menunjukkan adanya asosiasi
yang signifikan secara statistik antara seluruh faktor prediktor dan tingkat penjualan
kendaraan listrik. Melalui pendekatan asimetris, disimpulkan bahwa ketersediaan
stasiun pengisian daya dapat memprediksi tingkat penjualan secara linier, sementara
variabel lainnya cenderung menunjukkan pengaruh yang bersifat kuadratik atau fluktuatif.
Perpustakaan Digital ITB