digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - Assyfa Rahima
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Asam lemak bebas dari hasil hidrolisis trigliserida memiliki banyak produk turunan di berbagai sektor industri. Namun, metode hidrolisis trigliserida konvensional umumnya memerlukan suhu dan tekanan tinggi. Oleh karena itu, pendekatan biomimetik dikembangkan sebagai alternatif yang lebih ringan dan berkelanjutan. Pendekatan ini meniru mekanisme kerja enzim lipase, yang secara efisien menghidrolisis trigliserida pada antarmuka minyak-air dalam kondisi ringan. Demikian penelitian ini bertujuan menguji hipotesis bahwa asam maleat, sebagai katalis asam organik tak jenuh yang menyerupai gugus aktif enzim, mampu mengkatalisis hidrolisis trigliserida secara efisien dalam pelarut organik asetonitril dan propilen karbonat. Percobaan dilakukan dengan memvariasikan parameter reaksi seperti jenis pelarut, rasio pelarut, suhu, konsentrasi katalis, dan waktu reaksi, untuk menilai pengaruhnya pada kinerja reaksi hidrolisis. Penilaian dilakukan dengan uji angka asam dan uji angka penyabunan terhadap asam lemak bebas yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asam maleat memiliki kecenderungan mampu mendukung hidrolisis trigliserida, meskipun peningkatan angka asam yang diperoleh masih relatif rendah. Rasio pelarut diduga berpengaruh terhadap kinerja hidrolisis, dengan peningkatan fraksi air dari rasio 9:1 menuju 1:1 yang meningkatkan angka asam pada sistem asetonitril-air maupun propilen karbonat-air. Peningkatan suhu tidak memberikan peningkatan angka asam sehingga ketersediaan air dan kontak antar fasa diduga menjadi faktor yang lebih berpengaruh. Sistem asetonitril-air memberikan respons lebih cepat dengan angka asam tertinggi 8,42 mg KOH/g sampel, sedangkan sistem propilen karbonat-air menunjukkan peningkatan yang lebih stabil terhadap waktu dan mencapai angka asam tertinggi 10,19 mg KOH/g sampel. Dengan demikian, sistem hidrolisis biomimetik ini masih memerlukan optimasi lebih lanjut untuk meningkatkan derajat hidrolisis trigliserida.