Green synthesis merupakan metode sintesis nanopartikel perak (AgNPs) yang memanfaatkan bahan alami
sebagai agen bioreduktor. Sal ah satu bahan alami yang berpotensi mereduksi ion logarn adalah
microgreen selada hijau (Lactuca sativa L. var. Grand Rapids) karena mengandung senyawa bioaktif
yang berperan dalam pembentukan nanopartikel. Microgreen selada hijau juga memiliki aktivitas
antioksidan tinggi sehingga berpotensi dimanfaatkan dalam sintesis AgNPs. Penelitian ini
bertujuan mengkarakterisasi sifat fisikokimia nanopartikel perak hasil sintesis ekstrak
microgreen selada hijau, mengevaluasi aktivitas antibakterinya terhadap Escherichia coli dan
Staphylococcus aureus, serta aktivitas antijamumya terhadap Candida albicans. Karakterisasi
dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis, FTIR, dan SEM, disertai pengujian aktivitas
antibakteri serta antijamur. Analisis UV- Vis menunjukkan puncak serapan pada panjang gelombang
466 nm dengan absorbansi 0.48. Analisis FTIR menunjukkan berkurangnya puncak serapan pada
bilangan gelombang 3356-3425 cm-1. Hasil SEM pada perbesaran 9.000x menunjukkan ukuran nanopartikel
berkisar 393-524 nm. Uji antibakteri menghasilkan zona hambat terhadap Staphylococcus
aureus sebesar 5.73 mm dan Escherichia coli sebesar 2.72 mm, sedangkan tidak ditemukan aktivitas
penghambatan terhadap Candida albicans. Penelitian ini menunjukkan potensi ekstrak microgreen
selada hijau dalam green synthesis nanopartikel perak untuk pengembangan material
antimikroba di bidang biomedis.
Perpustakaan Digital ITB