digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Fadlur Rahman
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari sebuah gangguan noise terhadap keadaan dari sebuah informasi kuantum. Secara kuantum, sebuah informasi sangat rentan terjadinya kerusakan akibat gangguan yang berasal dari sekitar ataupun berasal dari perangkat yang digunakan. Wadah pembawa dari informasi kuantum berupa partikel mikroskopis, seperti foton atau elektron, maka informasi tersebut mengikuti aturan kuantum yang salah satunya adalah superposisi. Secara klasik, sebuah informasi hanya berupa bilangan diskrit 0 dan 1, sedangkan informasi kuantum berupa kombinasi antara 0 dan 1. Maka dari itu, metode yang digunakan untuk mengatasi gangguan pada informasi kuantum adalah Quantum Error Correction (QEC). Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis sebuah sirkuit QEC dengan menyisipkan sebuah gangguan bit flip, phase flip, depolarizing, dan amplitude damping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gangguan berupa bit flip, phase flip, dan depolarizing merupakan jenis gangguan yang dapat dikontrol dan dipahami dengan baik karena perilakunya mengikuti operator kuantum, yaitu operator Pauli. Sedangkan, gangguan berupa amplitude damping merupakan jenis gangguan yang sulit dikontrol dan karenanya gangguan ini yang mengakibatkan keadaan dari informasi kuantum semakin rusak. Metode penelitian ini dilakukan dengan melakukan perhitungan analitik dari keadaan kuantum dalam sirkuit QEC sampai ke tahap pengukuran. Setelah dilakukan pengukuran, maka diperoleh hasil berupa sindrom 00, 01, 10, dan 11 dengan probabilitas tertentu