ABSTRAK Fadlur Rahman
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari sebuah gangguan noise terhadap keadaan dari sebuah informasi kuantum. Secara kuantum, sebuah informasi sangat
rentan terjadinya kerusakan akibat gangguan yang berasal dari sekitar ataupun berasal
dari perangkat yang digunakan. Wadah pembawa dari informasi kuantum berupa partikel mikroskopis, seperti foton atau elektron, maka informasi tersebut mengikuti aturan
kuantum yang salah satunya adalah superposisi. Secara klasik, sebuah informasi hanya
berupa bilangan diskrit 0 dan 1, sedangkan informasi kuantum berupa kombinasi antara 0 dan 1. Maka dari itu, metode yang digunakan untuk mengatasi gangguan pada
informasi kuantum adalah Quantum Error Correction (QEC). Penelitian ini dilakukan
dengan menganalisis sebuah sirkuit QEC dengan menyisipkan sebuah gangguan bit
flip, phase flip, depolarizing, dan amplitude damping. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa gangguan berupa bit flip, phase flip, dan depolarizing merupakan jenis gangguan yang dapat dikontrol dan dipahami dengan baik karena perilakunya mengikuti
operator kuantum, yaitu operator Pauli. Sedangkan, gangguan berupa amplitude damping merupakan jenis gangguan yang sulit dikontrol dan karenanya gangguan ini yang
mengakibatkan keadaan dari informasi kuantum semakin rusak. Metode penelitian ini
dilakukan dengan melakukan perhitungan analitik dari keadaan kuantum dalam sirkuit QEC sampai ke tahap pengukuran. Setelah dilakukan pengukuran, maka diperoleh
hasil berupa sindrom 00, 01, 10, dan 11 dengan probabilitas tertentu
Perpustakaan Digital ITB