Restoran Biwaydi, sebuah restoran Nasi Kapau otentik di Bandung,
mengalami penurunan pendapatan yang progresif seiring masuknya para
pesaing modern dengan fasilitas yang lebih unggul. Penelitian ini
bertujuan untuk mendiagnosis akar penyebab penurunan tersebut dan
merumuskan strategi bersaing guna memulihkan posisi pasar restoran.
Dengan berlandaskan pada Bauran Pemasaran (7P), Segmentation
Targeting–Positioning, Resource-Based View, Porter's Five Forces
beserta strategi bersaing generik, serta teori kepuasan dan loyalitas
pelanggan, penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran
(mixed-methods). Analisis kualitatif meliputi analisis PESTEL, Five
Forces, pesaing, VRIO, dan rantai nilai dipadukan dengan survei
kuantitatif terhadap pelanggan Biwaydi yang dianalisis menggunakan
regresi linear berganda, dan temuannya disintesis melalui matriks SWOT
TOWS. Berdasarkan analisis tersebut, penelitian ini mengidentifikasi akar
penyebab penurunan dan merumuskan strategi bersaing yang tepat
sasaran, yang kemudian diterjemahkan ke dalam peta jalan implementasi
berprioritas untuk memandu pemulihan restoran.
Perpustakaan Digital ITB