digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Restoran Biwaydi, sebuah restoran Nasi Kapau otentik di Bandung, mengalami penurunan pendapatan yang progresif seiring masuknya para pesaing modern dengan fasilitas yang lebih unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mendiagnosis akar penyebab penurunan tersebut dan merumuskan strategi bersaing guna memulihkan posisi pasar restoran. Dengan berlandaskan pada Bauran Pemasaran (7P), Segmentation Targeting–Positioning, Resource-Based View, Porter's Five Forces beserta strategi bersaing generik, serta teori kepuasan dan loyalitas pelanggan, penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran (mixed-methods). Analisis kualitatif meliputi analisis PESTEL, Five Forces, pesaing, VRIO, dan rantai nilai dipadukan dengan survei kuantitatif terhadap pelanggan Biwaydi yang dianalisis menggunakan regresi linear berganda, dan temuannya disintesis melalui matriks SWOT TOWS. Berdasarkan analisis tersebut, penelitian ini mengidentifikasi akar penyebab penurunan dan merumuskan strategi bersaing yang tepat sasaran, yang kemudian diterjemahkan ke dalam peta jalan implementasi berprioritas untuk memandu pemulihan restoran.