digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Stres oksidatif akibat paparan radikal bebas berkontribusi dalam berbagai kerusakan kulit, seperti penuaan dini, hiperpigmentasi, dan gangguan penyembuhan luka. Ekstrak daun kemangi (Ocimum americanum L.) diketahui mengandung senyawa polifenol dengan aktivitas antioksidan tinggi sehingga berpotensi dikembangkan sebagai bahan aktif sediaan antioksidan topikal. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan formulasi, karakterisasi, dan uji pelepasan aktivitas antioksidan hidrogel berbasis nanoemulsi Pickering ekstrak daun kemangi sebagai kandidat sediaan antioksidan topikal. Ekstrak diperoleh menggunakan metode ultrasound-assisted extraction (UAE) dengan pelarut etanol 96% : asam sitrat 1% (70:30), kemudian dikarakterisasi melalui penapisan fitokimia, kadar fenolik total, kadar flavonoid total, dan aktivitas antioksidan metode DPPH. Formula nanoemulsi Pickering terpilih diinkorporasikan ke dalam hidrogel natrium alginat-gelatin, kemudian keduanya dikarakterisasi secara fisik, diuji stabilitas, dan pelepasan aktivitas antioksidannya secara in vitro menggunakan sel difusi Franz. Ekstrak memiliki kadar fenolik total 262,14 ± 0,99 mg GAE/g, kadar flavonoid total 32,58 ± 1,42 mg QE/g, nilai IC?? 46,58 ± 0,34 µg/mL, dan aktivitas antioksidan 241,82 ± 1,76 mg AEAC/g. Nanoemulsi Pickering memiliki ukuran partikel 166,3 ± 0,10 nm, PDI 0,228 ± 0,030, aktivitas antioksidan 264,09 ± 2,82 mg AEAC/g, morfologi globul sferis, dan stabil pada penyimpanan 4°C. Hidrogel memenuhi persyaratan karakteristik fisik sediaan topikal, tetapi belum menunjukkan stabilitas yang baik. Pelepasan aktivitas antioksidan hidrogel lebih lambat pada awal pengujian dibandingkan nanoemulsi, namun tidak berbeda signifikan pada jam ke-6 (p = 0,185). Hasil penelitian menunjukkan hidrogel berbasis nanoemulsi Pickering ekstrak daun kemangi berpotensi sebagai kandidat sediaan antioksidan topikal.