2026 FK PP Pande Putu Bintang Citra Rahayu_19223032
PUBLIC Open In Flipbook Jufrizal Effendi, S.Sos
Meningkatnya minat terhadap makanan hewan berkelanjutan mendorong berkembangnya sumber protein alternatif, salah satunya Black Soldier Fly (BSF). Namun, sebagai produk yang masih baru di Indonesia, makanan kucing berbahan dasar BSF masih menghadapi tantangan dalam memperoleh penerimaan konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan makanan kucing berbahan dasar BSF pada pemilik kucing di Kota Bandung serta menyusun rekomendasi strategi pemasaran bagi Gloopaw. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan kerangka Theory of Planned Behaviour (TPB) dan Food Neophobia. Data diperoleh dari 254 pemilik kucing melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Attitude dan Subjective Norms berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan Perceived Behavioural Control dan Food Neophobia tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa penerimaan makanan kucing berbahan dasar BSF lebih dipengaruhi oleh penilaian positif terhadap produk dan pengaruh sosial dibandingkan persepsi kendali maupun keraguan terhadap produk baru. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini merekomendasikan strategi pemasaran berbasis bukti, dukungan dokter hewan, penyediaan kemasan ukuran uji coba, serta harga perkenalan untuk meningkatkan penerimaan konsumen. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian mengenai penerimaan makanan hewan berbahan dasar serangga di Indonesia sekaligus menjadi masukan bagi startup yang mengembangkan produk makanan hewan berkelanjutan.
Perpustakaan Digital ITB