Abstrak - Wilmayra Ali
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Ulkus diabetik merupakan salah satu komplikasi diabetes melitus yang paling serius, dengan prevalensi global yang terus meningkat dan diproyeksikan mencapai 26 juta kasus pada tahun 2030. Penanganan konvensional saat ini masih menghadapi keterbatasan dalam kapasitas pemuatan obat, permeabilitas, dan pemenuhan pasien. Teknologi microneedle (MN) menawarkan solusi penghantaran transdermal yang minim invasif dengan kapasitas pemuatan obat tinggi dan pelepasan terkendali. Keratin, protein struktural dengan kandungan sistein tinggi, merupakan kandidat matriks microneedle yang bersifat biokompatibel dan dapat dimodifikasi melalui gugus tiol bebasnya. Ion perak (Ag+) ditambahkan dalam matriks keratin sebagai agen antibakteri yang dapat berikatan dengan gugus tiol keratin menghasilkan logam(I)-tiolat. Penelitian ini, bertujuan untuk memfabrikasi dan mengarakterisasi microneedle patch berbasis keratin yang terfungsionalisasi logam(I)-tiolat dengan variasi konsentrasi AgNO3 0,1%, 0,2%, dan 0,3%. Keratin berhasil diisolasi dari bulu ayam melalui metode reduktif dengan menggunakan urea, SDS, sodium metabisulfit, yang terbukti melalui FTIR dan XRD. Patch MN berbasis keratin berhasil dibuat dan diintegrasikan dengan Ag+ menggunakan micromolding PDMS, dengan SEM memperlihatkan bentuk piramidal jarum, EDS memperlihatkan distribusi Ag, FTIR membuktikan ikatan Ag-S, dan XRD membuktikan Ag+ terdispersi dalam matriks keratin. Patch MN terdegradasi menunjukkan perubahan morfologi, gugus fungsi, dan struktur yang signifikan, dengan SEM memperlihatkan hilangnya ujung jarum tajam, FTIR membuktikan pemisahan Ag-S dengan S-S, dan XRD membuktikan pembentukan Ag2S dan FCC Ag akibat reduksi Ag+ selama degradasi.
Perpustakaan Digital ITB