2026 SK PP Final Project_Nisrina Najla Nurhasanah_19223034
Terbatas Jufrizal Effendi, S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Jufrizal Effendi, S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
nilai estetika, dan konsumsi berkelanjutan. Ensainté, sebuah ventura fesyen modular tahap awal, menghadirkan Renée Blazer sebagai produk multifungsi dengan fitur kerah dan manset yang dapat dilepas sehingga memungkinkan berbagai konfigurasi gaya dalam satu produk. Namun, Ensainté menghadapi tantangan dalam penetapan harga karena harga jual saat ini sebesar IDR 319.000 ditentukan tanpa menggunakan kerangka evaluasi harga yang terstruktur, sehingga menimbulkan ketidakpastian terhadap kelayakan finansialnya. Penelitian ini mengevaluasi tiga alternatif strategi harga, yaitu Current Pricing, Cost-Plus Pricing, dan Value-Based Pricing melalui analisis bisnis, Economic Value to the Customer (EVC), serta evaluasi kelayakan finansial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Value-Based Pricing dengan harga jual IDR 399.000 memberikan hasil finansial terbaik dibandingkan alternatif lainnya, dengan tetap berada di bawah nilai estimasi EVC sebesar IDR 546.000. Berdasarkan asumsi penelitian, dengan skenario yang paling mungkin terjadi ini menghasilkan Net Present Value (NPV) sebesar IDR 47,555,953.58, IRR 20.82%, PI 1.22, dan a diskonto Payback Period selama 2.45 years dengan WACC 9.17%. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penerapan Value-Based Pricing sebagai strategi penetapan harga Ensainté, yang didukung oleh peningkatan operasional, koordinasi pemasok, pengembangan pemasaran digital, dan perlindungan merek melalui pendaftaran merek dagang. Penelitian ini menunjukkan pentingnya mengintegrasikan evaluasi nilai pelanggan dan analisis kelayakan finansial dalam pengembangan strategi harga bagi. ventura fesyen modular tahap awal.
Perpustakaan Digital ITB