Abstrak - Adistin Fitrainingtyas Kusuma
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
MEOR adalah teknologi recovery minyak bumi yang memanfaatkan aktivitas mikroba. Salah satu metode pendekatan MEOR adalah biostimulasi, yaitu penambahan nutrisi optimum berupa karbon sederhana, nitrogen, dan fosfor ke dalam reservoir minyak untuk menstimulasi pertumbuhan mikroba yang berperan dalam peningkatan perolehan minyak. Molase menjadi sumber karbon yang umum digunakan, tetapi dalam beberapa tahun terakhir harganya terus meningkat dan terjadi persaingan ketat dengan bahan baku industri lain. Sementara itu, nira nipah adalah sumber karbon potensial yang tersedia melimpah dan mengandung gula yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas nira nipah sebagai sumber karbon alternatif molase untuk biostimulasi dalam teknologi MEOR. Eksperimen dilakukan di laboratorium dengan cara menginkubasi medium yang berisi nutrisi steril (molase/nira nipah, NPK, DAP), crude oil, dan brine water selama lima hari, pada suhu 50°C. Selanjutnya diamati pertumbuhan bakteri menggunakan metode TPC, komunitas bakteri menggunakan sekuensing ONT, dan produksi biosurfaktan menggunakan liquid-liquid extraction. Karakteristik minyak dievaluasi berdasarkan perubahan pH medium, indeks emulsifikasi, viskositas minyak, dan fraksi SARA (Saturated, Aromatic, Resin, Asphaltene). Hasil pengamatan menunjukkan penambahan molase dan nira nipah menghasilkan jumlah sel bakteri tertinggi sebesar 5,59 log CFU/mL dan 6,07 log CFU/mL, berat kering biosurfaktan tertinggi sebesar 387 mg/L dan 483 mg/L, dan komunitas bakteri yang didominansi oleh genus Amphibacillus dan Bacillus pada perlakuan molase, dan genus Bacillus pada perlakuan nira nipah. Karakteristik minyak berubah dengan pH medium terendah sebesar 5,9 dan 6,3, indeks emulsifikasi +11,65% dan +12,47%, viskositas minyak ?30,2% dan ?37,7%, konsentrasi saturate +47,42% dan +41,02%, konsentrasi aromatic ?11,26% dan ?5,65%, konsentrasi resin ?1,22% dan ?1,60%, serta konsentrasi asphaltane ?34,94% dan ?33,77%. Berdasarkan hasil pengamatan, nira nipah dapat menjadi sumber karbon alternatif molase yang efektif untuk biostimulasi dalam teknologi MEOR.
Perpustakaan Digital ITB