digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - Gracia Bonet Sianipar
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Disproporsionasi rosin merupakan proses modifikasi kimia yang meningkatkan stabilitas oksidatif dan termal melalui konversi Abietic Acid (AA) menjadi Dehydroabietic Acid (DAA) yang lebih stabil. Penelitian ini bertujuan menentukan jenis katalis dan temperatur terbaik untuk menghasilkan Disproportionated Rosin (DPR) berkualitas menggunakan katalis logam transisi non-mulia. Lima jenis katalis, yaitu ZrOCl?·8H?O, FeCl?, Fe(NO?)?·9H?O, Zn(NO?)?·6H?O, dan Fe STO, diuji pada temperatur 175, 200, dan 225°C selama 2 jam dengan rasio katalis 1%-berat terhadap massa gondorukem. Produk hasil reaksi dianalisis menggunakan spektrofotometri UV-Vis untuk menentukan kadar AA dan DAA serta diuji menggunakan Lovibond Comparator 3000 untuk mengevaluasi warna produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis katalis memberikan pengaruh yang lebih signifikan terhadap pembentukan DAA dibandingkan temperatur. Katalis Fe STO menunjukkan performa terbaik dengan menghasilkan kadar DAA sebesar 0,731 g/L pada temperatur 200°C serta memberikan hasil yang relatif stabil pada seluruh variasi temperatur. Selain itu, Fe STO menghasilkan produk dengan warna kuning bening hingga kuning terang, sedangkan katalis lainnya menghasilkan warna yang lebih pekat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Fe STO berpotensi menjadi alternatif katalis non-mulia yang efektif untuk menghasilkan Disproportionated Rosin berkualitas.