BAB 4 AINI HANIFA (NIM: 23514061)
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Seiring meningkatnya perkembangan kepadatan lalu lintas udara diperlukan
peningkatan keselamatan penerbangan terutama pada fase approach dan landing.
Kondisi fase approach yang berpotensi beresiko disebut unstable approach.
Terdapat penelitian terkait dalam mendeteksi kondisi tersebut, diantaranya deteksi
anomali jalur penerbangan untuk seluruh fase penerbangan. Metode Recurrent
Neural Network (RNN) telah berhasil mengidentifikasi pola anomali jalur
penerbangan dengan menawarkan kelebihan dari segi akurasi, ketepatan dalam
mengidentifikasi pola pada fase pendek, serta tidak memerlukan reduksi dimensi
menjadi keunggulan RNN dibandingkan dengan metode Multiple Kernel dan
Clustering. Namun metode tersebut memerlukan pakar untuk mengidentifikasi
karakteristik risk event yang menyebabkan terjadinya anomali. Sedangkan metode
heuristik dapat mengidentifikasi pola anomali secara spesifik pada fase approach
atau disebut unstable approach dengan berbasis aturan untuk setiap risk event. Oleh
karena itu penelitian ini menggabungkan pendekatan dua metode tersebut untuk
mengidentifikasi pola unstable approach. Fokus utama penelitian ini adalah
menyiapkan data hingga siap dilakukan proses pembentukan model dengan teknik
preprocessing, kemudian dilakukan pemodelan data menggunakan metode RNN
dengan arsitektur stacked Long Short Term Memory (LSTM), lalu mengidentifikasi
jenis risk event yang mempengaruhi kondisi unstable approach dengan metode
heuristik. Dalam pembentukan model dilakukan percobaan dengan mencari nilai
optimum pada setiap parameter masukan. Didapatkan nilai optimum untuk batch
size=128, epoch=150, serta fungsi optimizer gradient descent yaitu rmsprop,
dengan hasil akurasi 90,12%, recall 59,44%, dan nilai precision 100%. Hasil yang
didapatkan menunjukkan bahwa model yang dibentuk telah mampu
mengklasifikasikan jalur penerbangan unstable approach maupun stable approach,
dengan nilai precision tinggi, namun nilai recall masih rendah. Oleh karena itu
untuk penelitian selanjutnya dapat digunakan jumlah data unstable approach yang
lebih banyak untuk meningkatkan kinerja data latih.
Perpustakaan Digital ITB