Tugas akhir ini membahas perancangan dan implementasi pengendalian
umpan balik, pengukuran suhu, manajemen pengeringan, dan antarmuka manusiamesin
pada platform rotasi multi-sumbu untuk manufaktur pembuluh darah tiruan.
Sistem dirancang untuk mengatasi kelemahan metode konvensional (pencetakan
manual) dan dip-coating sumbu tunggal yang rentan terhadap gaya gravitasi,
sehingga memicu penggumpalan hidrogel dan ketidakseragaman ketebalan
dinding. Integrasi seluruh subsistem dilakukan guna mewujudkan sistem
pemantauan dan pengendalian produksi yang akurat, presisi, dan otomatis.
Secara operasional, proses diawali dengan konfigurasi parameter cetakan
dan durasi pengeringan melalui layar sentuh antarmuka. Saat sistem beroperasi,
algoritma umpan balik mengolah data ketebalan hidrogel secara kontinu menjadi
instruksi penyesuaian sudut orientasi agar aliran merata. Bersamaan dengan itu,
sensor suhu membaca suhu ruang yang kemudian diperhalus melalui penyaringan
sinyal digital. Data tersebut digunakan logika manajemen untuk memantau suhu
sekaligus menghitung sisa waktu pengeringan. Seluruh proses ini direkam ke basis
data dan ditampilkan sebagai grafik pemantauan secara real-time.
Pengujian dilakukan untuk memvalidasi kinerja subsistem. Pengendalian
umpan balik mencatatkan waktu respons 172.22 ± 22.36 ms yang memenuhi batas
aman di bawah 500 ms agar koreksi posisi segera dieksekusi. Pada pengukuran
suhu, sensor mencatat rata-rata 27.47 ± 0.11 °C dengan selisih hanya 0.07 °C dari
sensor referensi. Antarmuka menyediakan platform intuitif untuk interaksi
pengguna dalam pengaturan parameter dan pemantauan real-time.
Secara keseluruhan, integrasi kendali, antarmuka, dan pemantauan ini
menghasilkan instrumen manufaktur yang andal. Implementasi ini berhasil
menuntaskan masalah koreksi cacat penggumpalan material hidrogel,
mengotomatisasi siklus produksi, serta menjamin konsistensi pembuatan pembuluh
darah tiruan.
Perpustakaan Digital ITB