digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

SAND adalah sebuah merk kaos baru yang berusaha untuk masuk kedalam pasar penjualan kaos di ITC-Kuningan, Jakarta. Untuk dapat bersaing kedalam sebuah pasar penjualan kaos di ITC-Kuningan SAND membutuhkan banyak cara untuk menarik minat konsumen. Agar dapat memecahkan masalah-masalah tersebut maka dibuatlah penilitian tentang aspek-aspek marketing apa saja yg dibutuhkan SAND agar konsumen sadar akan eksistensi mereka dan tertarik untuk membeli produk mereka, mulai dari motivasi para konsumen dalam membeli sebuah kaos, pasar yang dituju oleh SAND, kompetitor daripada SAND, promosi apa yang menarik konsumen dan harga yang cocok daripada sebuah kaos. Untuk melakukan penilitian pertama-tama peneliti akan melakukan observasi lapangan langsung yang diikuti oleh diskusi dalam kelompok terhadap konsumen kaos pria dan interview terhadap pemilik daripada SAND. Dari data yang didapat tersebut peneliti akan mengetahui aspek-aspek apa saja yang dibutuhkan agar konsumen tertarik untuk membeli sebuah kaos. Dari aspek-aspek tersebut dibuatlah pertanyaan-pertanyaan agar peneliti dapat mengetahui dan mengambil kesimpulan tentang aspek-aspek apa saja yg dibutuhkan SAND agar produk mereka disukai konsumen. Hasil observasi dengan menggunakan analisa frekuensi dan analisa conjoint dengan alat bantu spss dan menggunakan non-probability sampel. Diketahui bahwa pengunjung utama daripada ITC-Kuningan adalah anak muda yang berusia 18-24 tahun dimana mereka menganggap bahwa harga sebuah kaos sepantasnya adalah Rp. 50,000- Rp 75.000, dan kaos yang paling disukai adalah kaos bergambar band dengan warna hitam (kaos lengan pendek). Maka disarankan agar SAND fokus terhadap konsumen muda yang menyukai kaos murah bergambar band dengan warna hitam agar dapat menarik konsumen membeli produk mereka.