Kontrol akses berbasis atribut (ABAC) memerlukan penambangan kebijakan (policy mining) dari log
akses karena penyusunan mahal dan rawan galat. Pada IoT, penam-bangan idealnya berjalan langsung
pada perangkat edge bersumber daya terbatas sekaligus diperbarui secara berkala. Algoritma yang ada
umumnya boros memori atau mengabaikan dependensi antar atribut. Penelitian ini merancang dan
menguji CoDA-EDA (Compact Dependency-Aware Estimation of Distribution Algorithm) yang menyatukan
pembaruan probabilistik tanpa populasi eksplisit, pemodelan dependensi orde satu melalui pohon
Chow-Liu, dan pemisahan pembaruan struk-tur yang dipicu drift dari pembaruan parameter dan memiliki
jejak memori O(D). Dengan paradigma Design Science Research, CoDA-EDA diuji terhadap enam base-line
pada Raspberry Pi 5 atas lima dataset ABAC Lab dan validasi antar-generator Smart Building /oT
menggunakan uji Friedman dan post-hoc Wilcoxon berkoreksi Holm-Bonferroni. Hasilnya, kualitas
mengungguli keluarga compact univariat yang menguat pada dimensi tinggi, setara iBOA/BOA, namun
tertinggal moderat dari ACO/UBK. Jejak memorinya datar dengan rasio 1,00 berbanding 6,2-9,2 kali
pada algoritma berpopulasi eksplisit. Pemisahan pembaruan berhasil menghemat waktu saat data
stabil, serta strategi warm-start 2,0-2,6 kali lebih cepat dengan kualitas non-inferior.
Kontribusinya adalah pertukaran rancangan yang koheren bagi gateway edge-IoT.
Perpustakaan Digital ITB