digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak_Aulia Intan Al Ghazali
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan

Virus Dengue (DENV), suatu flavivirus yang ditularkan melalui nyamuk, menyebabkan komplikasi seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Dengue Shock Syndrome (DSS). Belum tersedianya terapi antivirus yang disetujui menegaskan urgensi penemuan obat baru. Protease serin NS3 merupakan target potensial karena berperan dalam pemrosesan proteolitik poliprotein DENV menjadi tiga protein struktural dan tujuh protein non-struktural. Penelitian ini bertujuan mengembangkan uji berbasis split luciferase untuk menapis inhibitor protease DENV NS3. Urutan situs pemotongan P4–P2’ dari protease DENV2 NS3 disisipkan ke dalam vektor pGloSensor-30F (Promega) yang mengodekan split luciferase. Plasmid koekspresi DENV NS2B-NS3 tipe liar (wild-type) dan mutan inaktif katalitik (S135A, H51A, D75A) turut dikonstruksi. Pemotongan proteolitik pasca-ko-transfeksi merekonstruksi aktivitas Firefly luciferase (FLuc) secara proporsional terhadap aktivitas enzimatik, sedangkan Renilla luciferase digunakan untuk normalisasi efisiensi transfeksi. Uji sensitivitas awal menunjukkan bahwa situs pemotongan NS2B-NS3 menghasilkan sinyal tertinggi sebagai acuan optimasi. Uji spesifisitas mengonfirmasi bahwa aktivasi biosensor bergantung secara spesifik pada proteolisis fungsional DENV2 NS3, ditunjukkan oleh ketiadaan sinyal FLuc pada mutan inaktif. Metode pengujian dioptimalkan pada format pelat 96-sumur untuk penapisan berjamak tinggi (high-throughput screening/HTS) serta mengonfirmasi stabilitas garis dasar (baseline). Skrining awal (preliminary) mengidentifikasi Quercetin sebagai inhibitor potensial dengan nilai EC50 sebesar 11,59 µM. Secara keseluruhan, sistem ini menyediakan platform yang andal untuk skrining senyawa antivirus.