digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - M. Rifki Virziadeili Harisman
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Digitalisasi investasi pertanian membuka akses pendanaan bagi petani sekaligus menyediakan alternatif investasi bagi masyarakat umum. Namun, praktik tersebut masih menghadapi tiga kendala utama yang membuat kepercayaan pencatatan informasi pohon, validitas data kondisi lapangan yang dilaporkan, serta konsistensi pelaksanaan distribusi hasil panen bergantung sepenuhnya pada platform sebagai perantara, tanpa mekanisme independen yang dapat diverifikasi investor. Untuk menjawab ketiga kendala tersebut, tugas akhir ini merancang dan mengimplementasikan prototipe platform tokenisasi aset pohon individual berbasis Non-Fungible Token (NFT) dengan mekanisme distribusi hasil panen, dengan memanfaatkan smart contract, oracle, dan blockchain. Untuk mengurangi, ketergantungan kepercayaan pencatatan informasi pohon pada klaim sepihak platform, setiap pohon direpresentasikan sebagai satu unit NFT yang divalidasi melalui pemeriksaan irisan area geometris untuk mengurangi risiko duplikasi pendaftaran atas ruang fisik yang sama, dengan identitas dan riwayat kepemilikannya tercatat secara on-chain agar dapat ditelusuri secara terbuka. Untuk mengurangi ketergantungan validitas data lapangan pada satu pihak pelapor, sistem menugaskan Approved Verifier secara acak pada setiap kebutuhan verifikasi, dibekali data pembanding dari oracle eksternal, guna mempersempit ruang penilaian yang murni subjektif. Untuk mengurangi ketergantungan distribusi hasil panen pada platform, keuntungan dipicu secara otomatis melalui smart contract berdasarkan peristiwa panen yang telah terverifikasi, serta dibagikan secara proporsional sesuai kepemilikan aset. Evaluasi terhadap pemenuhan kebutuhan fungsional dan nonfungsional sistem menunjukkan bahwa tiga puluh enam dari tiga puluh tujuh kebutuhan tercapai penuh, membuktikan prototipe yang dirancang mampu menjawab ketiga permasalahan tersebut.