ABSTRAK Kamilia Tazkia Rahma Andini
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
COVER Kamilia Tazkia Rahma Andini
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 1 Kamilia Tazkia Rahma Andini
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 Kamilia Tazkia Rahma Andini
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 Kamilia Tazkia Rahma Andini
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 Kamilia Tazkia Rahma Andini
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 Kamilia Tazkia Rahma Andini
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
PUSTAKA Kamilia Tazkia Rahma Andini
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Industri fashion global, khususnya segmen fast fashion (FF) dan Ultra-fast fashion
(UFF), menunjukkan karakteristik sistem kompleks adaptif dengan dinamika
kompetisi nonlinier dan konsentrasi pangsa pasar pada sejumlah kecil merek
dominan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dominasi merek UFF dan
FF terhadap ketimpangan pangsa pasar menggunakan pendekatan sosioekonofisika.
Metodologi yang digunakan adalah Agent-Based Model (ABM) berbasis
Sugarscape pada NetLogo 7.0 dengan tiga tipe agen yang merepresentasikan merek
UFF, FF, dan brand kecil. Ketimpangan diukur menggunakan Indeks Gini dan
kurva Lorenz sepanjang 900 tick simulasi. Hasil menunjukkan dominasi UFF
menghasilkan Indeks Gini tertinggi (0,6515), diikuti proporsi UFF-FF seimbang
(0,6253), dominasi FF (0,5903), dan tanpa dominasi (0,3666). Peningkatan trend
foresight dan sales growth per cycle memperparah ketimpangan, burn rate yang
tinggi menurunkannya, sementara pengaruh market growth interval bersifat
kontekstual. Ketimpangan pangsa pasar merupakan fenomena emergen yang
muncul secara endogen dari interaksi heterogen antar agen, konsisten dengan
prinsip ekonofisika.
Perpustakaan Digital ITB