BAB 1 - Christian Jordan Manihuruk
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 - Christian Jordan Manihuruk
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 - Christian Jordan Manihuruk
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 - Christian Jordan Manihuruk
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 - Christian Jordan Manihuruk
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
DAFTAR PUSTAKA - Christian Jordan Manihuruk
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Spasi lubang bor yang optimum merupakan salah satu faktor penting dalam
eksplorasi sumber daya nikel laterit, sebab hal ini berkaitan langsung dengan
tingkat keyakinan hasil estimasi dan efisiensi pelaksanaan program eksplorasi. Oleh
karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh variasi spasi
lubang bor terhadap nilai global estimation variance (GEV) dan relative error
(RE), menganalisis pengaruh kadar Fe, MgO, dan SiO2 terhadap penentuan spasi
lubang bor, serta menentukan rekomendasi spasi optimum pada berbagai skenario
penambangan. Penelitian menggunakan data collar, assay, dan topografi PT XYZ,
yang diolah melalui validasi data, domaining, compositing, analisis statistik,
variografi, pemodelan variogram, hingga perhitungan GEV dan RE dalam drill hole
spacing analysis (DHSA). Dari hasil penelitian diketahui bahwa semakin renggang
spasi lubang bor yang digunakan, semakin tinggi pula nilai GEV dan RE yang
dihasilkan. Hal ini terjadi karena jumlah blok estimasi (N) semakin berkurang,
sehingga tingkat keyakinan estimasi ikut menurun. Selain itu, target jumlah
material yang lebih kecil dan skala waktu penambangan yang lebih pendek juga
membutuhkan spasi lubang bor yang lebih rapat agar tingkat keyakinan estimasi
tetap terjaga. Penentuan spasi optimum sendiri dipengaruhi oleh kombinasi
beberapa variabel, yaitu kadar Fe, MgO, SiO2, klasifikasi sumber daya, target
jumlah material, dan skala waktu penambangan. Hasil penelitian ini diharapkan
dapat menjadi dasar dalam penyusunan program eksplorasi yang lebih efektif,
efisien, dan adaptif sesuai kebutuhan perencanaan tambang.
Perpustakaan Digital ITB