BAB 1 Salwa Salsabila Iskandar
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 Salwa Salsabila Iskandar
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 Salwa Salsabila Iskandar
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 Salwa Salsabila Iskandar
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 Salwa Salsabila Iskandar
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
PUSTAKA Salwa Salsabila Iskandar
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
SNI 5015:2019 menetapkan jarak titik informasi untuk klasifikasi sumber daya
batubara menurut kompleksitas geologi, namun belum mengukur ketidakpastian
estimasi pada setiap konfigurasi pemboran. Penelitian ini menentukan spasi lubang
bor optimum menggunakan Drill Hole Spacing Analysis (DHSA) berbasis Global
Estimation Variance(GEV), mengevaluasi pengaruh ukuran support area terhadap
rekomendasi tersebut, serta menganalisis kesesuaiannya terhadap SNI 5015:2019.
Analisis dilakukan secara dua dimensi terhadap ketebalan seam, kadar abu, total
sulfur, dan nilai kalor. Nilai GEV dihitung pada grid bujur sangkar 50–550 m,
dinyatakan sebagai relative error (RE), lalu diplot terhadap spasi dengan ambang
10%, 20%, dan 50% untuk terukur, tertunjuk, dan tereka. Tiga ukuran support area
diturunkan dari luas area penambangan. Spasi optimum berkisar 125–300 m untuk
terukur, 225–500 m untuk tertunjuk, dan 500–1.075 m untuk tereka, dari support
area terkecil hingga terbesar, dengan kadar abu sebagai variabel pengendali karena
variabilitas relatifnya tertinggi. Perbesaran support area delapan kali lipat
melebarkan rekomendasi spasi 2,1–2,3 kali meskipun data dan model variogram
identik, sehingga ukurannya perlu dinyatakan eksplisit dalam pelaporan. Spasi yang
direkomendasikan adalah 300 m, 500 m, dan 1075 m karena memenuhi ambang
RE sekaligus persyaratan SNI 5015:2019 untuk kondisi geologi sederhana.
Perpustakaan Digital ITB