digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak
PUBLIC Open In Flipbook Nugi Nugraha

Abstrak inggris
PUBLIC Open In Flipbook Nugi Nugraha

Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat merupakan wilayah pertanian hortikultura intensif pada dataran tinggi vulkanik yang masyarakatnya banyak bergantung pada air tanah sebagai sumber air untuk keperluan minum, higiene, dan sanitasi. Data mengenai konsentrasi logam berat pada air tanah di wilayah ini masih terbatas sehingga penelitian ini bertujuan menentukan konsentrasi timbal (Pb) pada air tanah, mengevaluasi kesesuaiannya terhadap baku mutu, menganalisis risiko kesehatan nonkarsinogenik dan karsinogenik melalui jalur konsumsi (oral) dan kontak dermal bagi kelompok dewasa dan anak-anak. Sebanyak 30 sampel air tanah dari sumur penduduk dianalisis menggunakan Graphite Furnace Atomic Absorption Spectrophotometry (GF-AAS) dengan batas deteksi 0,06 ?g/L. Penilaian risiko kesehatan dilakukan menggunakan pendekatan Health Risk Assessment dengan nilai pembanding toksisitas operasional yang diperoleh dari literatur. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi Pb berkisar antara 0,34 ?g/L hingga 23,90 ?g/L, dengan median 0,98 ?g/L dan rata-rata 2,71 ?g/L. Baku mutu Pb sebesar 0,01 mg/L untuk air minum dan air higiene sanitasi, sebanyak 28 titik (93,3%) memenuhi baku mutu, sedangkan 2 titik (6,7%) melampauinya, yaitu S-13 sebesar 23,90 ?g/L atau 2,39 kali baku mutu dan S-26 sebesar 10,83 ?g/L atau 1,08 kali baku mutu. Jalur oral mendominasi paparan dengan kontribusi sekitar 99,6% terhadap total risiko. Hazard quotient (HQ) oral seluruhnya berada di bawah 1, dengan nilai maksimum 0,195 pada S-13 untuk dewasa dan 0,146 untuk anak-anak, sedangkan HQ dermal seluruhnya berada di bawah 0,001. Nilai excess cancer risk (ECR) total maksimum sebesar 8,34×10?7 pada kelompok dewasa dan 6,22×10?7 pada kelompok anak-anak. Seluruh nilai ECR berada di bawah 1×10?6 pada skenario paparan aktual, tetapi hasil tersebut perlu diinterpretasikan secara hati-hati karena cancer slope factor Pb yang digunakan merupakan nilai operasional dan bukan nilai resmi US EPA. Analisis korelasi Spearman menunjukkan hubungan bermakna antara suhu air tanah dan konsentrasi Pb (? = -0,526; p = 0,003), sedangkan parameter lainnya tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Analisis penyebab keberadaan Pb yang mengintegrasikan bukti spasial, geokimia, hidrogeologi, dan karakteristik konstruksi sumur menunjukkan bahwa sumber setempat pada tingkat sumur atau sistem distribusi merupakan dugaan yang paling konsisten untuk menjelaskan konsentrasi tinggi pada S-13 dan S-26. Perbandingan skenario aktual dengan default US EPA menunjukkan bahwa HI anak pada skenario default meningkat sekitar 2,55 kali (rerata 0,0497; maksimum 0,4389) akibat berat badan default 15 kg yang lebih kecil daripada rerata aktual 38,27 kg, sedangkan ECR dewasa pada skenario default meningkat sekitar 3,8 kali (maksimum 2,39 × 10-6 ) akibat durasi paparan default 30 tahun yang lebih panjang daripada median lama pemakaian sumur aktual 6,5 tahun. Meskipun demikian, tidak satu pun titik pada kedua skenario menghasilkan HI di atas 1 maupun ECR di atas 1 × 10-4 . Dengan demikian, kualitas air tanah Desa Cikole ditinjau dari parameter Pb tergolong baik pada kondisi paparan saat ini, meskipun kedua titik yang melampaui baku mutu memerlukan penghentian penggunaan untuk konsumsi dan penelusuran sumber setempat pada konstruksi sumur dan sistem distribusi.