digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Ketersediaan material long lead item (LLI) secara tepat waktu merupakan faktor krusial bagi kinerja proyek pengeboran di industri hulu minyak dan gas, karena keterlambatan pengiriman dapat menunda komersialisasi sumur dan mengganggu jadwal proyek. Penelitian ini menganalisis proses pengadaan material long lead item dan pengaruhnya terhadap lead time proyek pengeboran di PT Bumi Siak Pusako, perusahaan hulu minyak dan gas Indonesia yang beroperasi di bawah skema Kontrak Bagi Hasil Gross Split. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus tunggal kualitatif berbasis Business Process Analysis, penelitian ini memanfaatkan lima dokumen tender aktual, satu kasus kegagalan, serta wawancara dengan tiga narasumber kunci. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sumber utama variabilitas lead time tidak terletak pada proses tender internal, yang secara konsisten diselesaikan lebih cepat dari rencana, melainkan pada tahap pengiriman eksternal material impor, di mana proses manufaktur di negara asal merupakan sumber keterlambatan yang paling sering terjadi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa inti permasalahan manajemen bukanlah kecepatan proses pengadaan, melainkan keakuratan perencanaan pengadaan dalam mengantisipasi realitas pengiriman eksternal, yang berada dalam kendali perusahaan. Kinerja pengiriman berkaitan erat dengan tingkat ketergantungan impor. Mengingat desain studi kasus tunggal, temuan ini dimaksudkan sebagai generalisasi analitis, bukan generalisasi statistik. Penelitian ini merekomendasikan perencanaan pengadaan yang terdiferensiasi berdasarkan tingkat ketergantungan impor, keterlibatan manufaktur sejak dini, dan verifikasi ketersediaan material sebelum pengajuan dokumen.