ABSTRAK M. Arifudin
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
COVER M. Arifudin
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 1 M. Arifudin
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 M. Arifudin
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 M. Arifudin
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 M. Arifudin
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 M. Arifudin
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
PUSTAKA M. Arifudin
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Thorium Molten Salt Reactor (TMSR) merupakan salah satu konsep reaktor
Generasi IV berbahan bakar garam cair yang berpotensi mendukung pemanfaatan
siklus bahan bakar thorium. Penelitian ini menganalisis pengaruh variasi grade dan
konsentrasi doping plutonium terhadap karakteristik neutronik, parameter
keselamatan, evolusi bahan bakar, serta material attractiveness TMSR yang
dikembangkan oleh Shanghai Institute of Applied Physics (SINAP) menggunakan
OpenMC 0.15.0. Pustaka data nuklir ENDF/B-VII.0 digunakan pada tahap
benchmarking untuk menjaga konsistensi dengan model referensi, sedangkan
seluruh analisis utama setelah validasi dilakukan menggunakan ENDF/B-VIII.0.
Hasil benchmarking menghasilkan nilai keff sebesar 1,02310, sangat dekat dengan
nilai referensi 1,02309. Analisis menunjukkan bahwa doping plutonium
meningkatkan reaktivitas dan menyebabkan pengerasan spektrum neutron,
sementara seluruh konfigurasi tetap memiliki Temperature Coefficient of Reactivity
(TCR) negatif dan Breeding Ratio (BR) di bawah satu. Selama simulasi burnup 300
EFPD, fraksi Pu239 secara umum menurun, sedangkan Pu240 dan Pu242
meningkat akibat proses transmutasi neutronik. Evaluasi non-proliferasi
menunjukkan bahwa grade plutonium awal lebih dominan dalam menentukan
material attractiveness dibandingkan perubahan selama periode iradiasi, dengan
WGPu tergolong Weapon, FGPu Usable, serta RGPu dan MOX-Pu Unusable.
Secara keseluruhan, doping plutonium dapat meningkatkan performa neutronik
TMSR, namun pemilihannya perlu mempertimbangkan secara bersamaan aspek
keselamatan, evolusi isotop, dan resistensi proliferasi material.
Perpustakaan Digital ITB