Jumlah penduduk yang selalu meningkat setiap tahunnya merupakan masalah yang serius bagi pemerintah. Untuk mengatasi dan mencegah adanya kepadatan penduduk, maka diperlukan adanya informasi yang berguna untuk memprediksi jumlah serta distribusi penduduk yang akan berguna dalam pengambilan kebijakan dan pembangunan. Namun, saat ini informasi mengenai prediksi jumlah dan distribusi penduduk belum tervalidasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan validasi prediksi jumlah dan distribusi penduduk dalam sistem gris skala ragam. Validasi dilakukan untuk mengetahui akurasi dari model prediksi jumlah penduduk serta model distribusinya. Validasi prediksi menggunakan kabupaten/kota di Jawa Barat yang sudah ada sejak tahun 1994, sedangkan untuk validasi distribusi menggunakan 30 kecamatan yang tersebar di Kota Cirebon, Kota Bandung, Kota Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa prediksi jumlah penduduk mempunyai kualitas yang baik karena rata-rata errornya lima sampai sebelas persen (5-11 %). Sedangkan, untuk hasil distribusi menunjukkan wilayah kabupaten memiliki rata-rata error yang lebih besar dibanding wilayah perkotaan, yaitu empat puluh satu sampai lima puluh tujuh persen (41-57 %). Nilai error tersebut dipengaruhi oleh jenis tutupan lahan dan kelas jalan.
Perpustakaan Digital ITB