digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

COVER Zakiy Nur Ramadhan
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 1 Zakiy Nur Ramadhan
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Zakiy Nur Ramadhan
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Zakiy Nur Ramadhan
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Zakiy Nur Ramadhan
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Zakiy Nur Ramadhan
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Zakiy Nur Ramadhan
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

Indonesia memiliki potensi pertambangan yang sangat besar. Untuk menjamin proses pengangkutan dapat berjalan dengan baik tidak hanya dibutuhkan sarana pengangkutan yang baik, tetapi juga diperlukan jalan yang aman dan memberikan stabilitas yang baik kepada kendaraan pengangkut hasil tambang, baik saat menanjak, menurun, maupun menikung. Dalam tugas akhir ini dilakukan analisis kriteria truk pengangkut hasil tambang yang banyak digunakan di pertambangan Indonesia yaitu truk HD465-7. Truk berdimensi 9,3 m x 4,5 m x 4,6 m yang memiliki kecepatan maksimum 70 km/jam ini memiliki kapasitas angkut 55 ton. Analisis dimulai dengan menghitung lebar jalan lurus dan tikungan berdasarkan dimensi luar truk. Kemudian menentukan radius tikungan minimum untuk kecepatan operasi dari 20km/hr sampai 70km/hr pada koefisien gesek 0.1 sampai 0.9. Dari radius ditentukan stopping distance, panjang minimum bukit, dan middle-ordinate. Hasil perhitungan disajikan dalam tabel agar mudah dilihat. Berdasarkan analisis, didapatkan lebar jalan lurus 16m dan tikungan 30m. Tikungan vertikal (bukit) dapat menggunakan kecepatan operasi 50km/hr pada super-elevasi 8% - 10% dan 60km/hr pada 5% - 10% sebagai acuan. Tikungan horizontal (belokan) dapat menggunakan kecepatan operasi 20km/hr – 70km/hr.