digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800



BAB 1 Jovan Natalius Marcos
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Jovan Natalius Marcos
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Jovan Natalius Marcos
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Jovan Natalius Marcos
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Jovan Natalius Marcos
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan


LAMPIRAN Jovan Natalius Marcos
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

Indonesia memiliki target bauran energi baru terbarukan sebanyak 23% pada tahun 2025. Untuk mencapai target tersebut, energi surya merupakan salah satu energi yang paling potensial di Indonesia. Energi surya merupakan sumber daya alam yang tidak akan habis serta tidak menghasilkan emisi yang berbahaya. Pemanfaatan energi surya dapat dilakukan dengan sel fotovoltaik dan salah satu jenis sel fotovoltaik adalah Dye Sensitized Solar Cell (DSSC). DSSC sangat menarik untuk dikembangkan karena memiliki biaya produksi yang lebih murah dibanding sel surya konvensional dan mampu menghasilkan arus listrik pada kondisi penyinaran rendah. Kinerja Sel DSSC produksi Laboratorium KPEE dianalisis menggunakan model rangkaian listrik ekuivalen dan persamaan matematika yang merepresentasikan rangkaian tersebut dengan bantuan perangkat lunak Gamry Echem Analyst, Matlab, dan Microsoft Excel. Model kemudian diverifikasi dan divalidasi dengan data literatur serta percobaan agar parameter model rangkaian listrik ekuivalen dapat ditentukan nilai serta fenomena fisiknya. Selanjutnya, dengan memanfaatkan model yang telah dibuat, dilakukan simulasi pengaruh jenis dye dan juga konsentrasi dye yang teradsorpsi pada elektroda terhadap efisiensi sel. Hasil simulasi menunjukkan jenis dye dan konsentrasi dye yang teradsorpsi pada elektroda berpengaruh terhadap efisiensi sel DSSC. Jenis dye sintetis menghasilkan efisiensi sel yang lebih tinggi dibandingkan dye natural. Selain itu, pada rentang konsentrasi dye teradsorpsi 0,10 mmol/cm3 hingga 0,16 mmol/cm3 , efisiensi sel DSSC semakin tinggi. Kemudian,sel hasil simulasi dibandingkan dengan sel ideal yang terdapat pada literatur sehingga diusulkan cara untuk meningkatkan efisiensi sel yang telah diproduksi di Laboratorium KPEE ITB berupa penggunaan dye yang memiliki gugus karboksilat, hidroksil, dan tiosianat, penambahan zat aditif tert-butylpyridine pada elektrolit, dan perendaman sel pada larutan dye konsentrasi tinggi lebih dari 8 jam.